IHSG Ditutup Menguat 1,18 Persen ke 8.329 Pada Jumat Sore
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 1,18 persen ke 8.329,606 pada Jumat (30/1/2026) sore.
Penulis:
Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Delapan indeks sektoral mengalami penguatan dan menopang kenaikan IHSG. Sementara itu, tiga indeks sektoral lainnya masuk zona merah
- Pada Jumat ini, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman juga mengundurkan diri dari jabatannya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 1,18 persen ke 8.329,606 pada Jumat (30/1/2026) sore.
IHSG dibuka di 8.308,725 pada perdagangan sesi satu di pagi hari tadi. IHSG sempat menyentuh angka terendah di 8.167,156 dan tertinggi 8.408,300.
Volume transaksi IHSG tercatat sebesar 57 miliar lembar saham dengan frekuensi harian 3,3 juta kali.
Baca juga: IHSG Rontok, Dirut BEI Mundur, Menkeu Purbaya: Saatnya Investor Serok-serok
Saham yang menguat hari ini ada 551 emiten, yang melemah 194, dan stagnan sebanyak 65.
Delapan indeks sektoral mengalami penguatan dan menopang kenaikan IHSG. Sementara itu, tiga indeks sektoral lainnya masuk zona merah.
Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah transportasi yang naik 6,14 persen, keuangan 3,05 persen, dan barang konsumen non siklikal 1,97 persen.
Kemudian, indeks sektoral yang melemah adalah barang konsumen siklikal yang turun 1,46 persen, infrastruktur 1,16 persen, dan perindustrian 1,10 persen.
Pada Jumat ini, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman juga mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengunduran diri tersebut disampaikan Iman Rachman setelah IHSG anjlok selama dua hari berturut-turut dan memicu penerapan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham sebanyak dua kali.
Iman menyampaikan keputusan tersebut kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta.
"Teman-teman sudah mengikuti dua hari terakhir bagaimana kondisi market kita dua hari terakhir, walaupun kondisi kita hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab," kata Iman.
Ia menyatakan pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar yang terjadi dalam dua hari terakhir.
"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman.
Iman berharap pengunduran dirinya dapat memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia.
"Semoga dengan pengunduran diri saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ucap Iman.
Ia kembali menegaskan keputusan tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai pimpinan tertinggi BEI.
"Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut," ucapnya.
Terkait mekanisme pergantian pimpinan, Iman menyebut seluruh proses administrasi akan mengikuti anggaran dasar BEI.
"Dokumentasi, administrasi, semuanya akan berlaku sesuai ketentuan anggaran dasar kita, nanti akan ada PLT yang ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru," kata Iman.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.