Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Purbaya Pede Indonesia Menuju Ekonomi Emas, Bukan Suram

Purbaya Yudhi Sadewa optimistis prospek ekonomi Indonesia ke depan akan semakin kuat dan membawa Indonesia menuju Indonesia emas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Purbaya Pede Indonesia Menuju Ekonomi Emas, Bukan Suram
Tribunnews.com/Nitis Hawaroh
INDONESIA EMAS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026). Dia optimistis perekonomian Indonesia ke depan akan semakin membaik dan kuat. 
Ringkasan Berita:
  • Purbaya Yudhi Sadewa optimistis prospek ekonomi Indonesia ke depan akan semakin kuat dan membawa Indonesia menuju Indonesia emas.
  • Coincident economic index yakni indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi saat ini, turut menunjukkan tren peningkatan. 
  • Seluruh kebijakan fiskal pemerintah saat ini diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan agar tetap stabil dan berkelanjutan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis prospek ekonomi Indonesia ke depan akan semakin kuat dan membawa Indonesia menuju Indonesia emas, bukan ekonomi suram.

Dia mengatakan, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan sinyal perbaikan dalam beberapa bulan terakhir. Misalnya, coincident economic index yakni indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi saat ini, turut menunjukkan tren peningkatan. 

"Kalau kita lihat gradiennya meningkat artinya kita akan memasuki fase pertumbuhan yang lebih cepat. Dan kalau kita jaga baik bagus, dengan baik, kita akan bisa terus terjadi sampai 2033 nanti," kata Purbaya di acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).

"Jadi kelihatannya, kita mungkin ada kemungkinan besar Pak, bisa membawa ekonomi Indonesia ke Indonesia Emas, bukan Indonesia Suram," sambungnya.

Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) itu menyebut, pihaknya akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 6 persen atau meningkat dibandingkan target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen. 

Sehingga, dia memastikan seluruh kebijakan fiskal pemerintah saat ini diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan agar tetap stabil dan berkelanjutan.

Baca juga: Rilis Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Ini Strategi BI Jaga Stabilitas di 2026

"Pertumbuhan ekonomi kita di APBN tahun ini berapa? 5,4 persen. Tapi saya akan coba dorong ke arah 6 persen," tegas dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Di sisi lain, Purbaya juga menjelaskan mengenai siklus bisnis ekonomi Indonesia. Berdasarkan pola historis, ekonomi Indonesia mengalami fase ekspansi selama 7 hingga 10 tahun, kemudian resesi singkat sekitar satu tahun sebelum kembali memasuki ekspansi.

Ia mencontohkan periode ekspansi terakhir berlangsung dari 2009 hingga 2020, kemudian terjadi kontraksi akibat pandemi, dan kini Indonesia kembali memasuki fase ekspansi baru.

Baca juga: BPS: Perekonomian Indonesia Kuartal III Tumbuh 5,04 Persen 

"Kalau kita lihat di sini, terakhir kita ekspansi dari 2009 sampai 2020. Habis itu resesi, kemudian sekarang ekspansi lagi. Artinya kalau kita betul, kita pintar, sampai 10 tahun, kita bisa ekspansi terus sampai 2033," tegas Purbaya.

Karena itu, Purbaya meminta publik tidak khawatir terhadap prospek jangka menengah ekonomi Indonesia.

"Jadi Anda enggak usah takut prospek jangka menengah ekonomi kita. Itu akan terjadi betul. Karena kebijakan kita pas, Menterinya pas lah kira-kira ya Pak ya," tutur Purbaya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas