Selama Bulan Ramadan 2026, Pengguna LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB
Penumpang hanya boleh mengonsumsi makanan/minuman ringan (kurma, roti, air minum), dilarang makanan berat atau berbau menyengat.
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Selama Ramadan 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui LRT Jabodebek mengizinkan penumpang berbuka puasa di kereta dan area stasiun mulai adzan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.
- Penumpang hanya boleh mengonsumsi makanan/minuman ringan (kurma, roti, air minum), dilarang makanan berat atau berbau menyengat.
- Layanan operasional tetap normal, dengan 430 perjalanan pada hari kerja dan 270 perjalanan saat akhir pekan/libur, sehingga mobilitas masyarakat tetap lancar selama Ramadan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama bulan Ramadan 1447 H, KAI kembali memberlakukan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan ibadah puasa.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun mulai waktu adzan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.
Menurutnya kebijakan ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna yang ingin tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu ketertiban perjalanan.
Baca juga: Selama Ramadan Penumpang Boleh Batalkan Puasa di Kereta Commuter Line
Selain itu, untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, khususnya pada jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di kawasan Jabodebek.
“Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama,” kata Radhitya ditulis, Rabu (18/2/2026).
Radhitya menjelaskan, pihaknya memberikan kelonggaran berbuka puasa di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek.
KAI mengimbau seluruh pengguna untuk tetap menjaga kebersihan selama berbuka di dalam kereta.
“Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan,” ujarnya.
Dari sisi operasional, LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal dengan 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama.
"Kami berharap pengguna LRT Jabodebek dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa mengurangi aspek keselamatan, ketertiban, dan efisiensi perjalanan," katanya.