Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Cegah Kecemburuan, Nilai Bantuan Hunian untuk Korban Banjir Sumatera Diusulkan Sama

Maruarar Sirait mengusulkan agar pemberian bantuan hunian tetap kepada para korban bencana banjir bandang Sumatera diberlakukan sama di semua daerah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Cegah Kecemburuan, Nilai Bantuan Hunian untuk Korban Banjir Sumatera Diusulkan Sama
Tribunnews.com/dok. Kementerian PU
HUNIAN SEMENTARA - Pembangunan 1.606 unit hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara ditargetkan rampung seluruhnya sebelum Ramadan ini. 
Ringkasan Berita:
  • Menteri PKP Maruarar Sirait mengusulkan agar pemberian bantuan hunian tetap kepada para korban bencana banjir bandang Sumatera diberlakukan sama di semua daerah.
  • Kementerian PKP bertanggung jawab terhadap pembangunan huntap yang sifatnya hamparan dan BNPB bertanggung jawab pada pembangunan huntap satuan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI (PKP) Maruarar Sirait mengusulkan agar pemberian bantuan perumahan tetap atau hunian tetap (Huntap) kepada para korban bencana banjir bandang Sumatera diberlakukan sama di semua daerah.

Tujuannya untuk menghindari timbulnya kecemburuan di masyarakat.

"Saya mohon supaya ada kesamaan agar tidak menimbulkan kecemburuan karena ini soal sensitif soal bantuan itu pak Ketua, yang kami bangun maupun yang BNPB bangun saran kami sebaiknya harganya dan apanya sama pak, sehingga kita menjaga perasaan-perasaan tidak enak satu sama lain," kata Maruarar di Rapat Koordinasi penanganan bencana Sumatera bersama DPR di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Dia menegaskan, pemberian bantuan perumahan dengan nominal yang setara itu perlu diberlakukan dan  pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait  kebutuhan pembangunan huntap di area terdampak bencana.

Kementerian PKP bertanggung jawab terhadap pembangunan huntap yang sifatnya hamparan. Sementara BNPB bertanggung jawab pada pembangunan huntap satuan.

"Dengan BNPB kita sudah sepakat dengan Pak Mendagri dan BNPB, BNPB nanti membangun rumah yang satu satu mandiri, kami membangun satu hamparan (dengan proyek) 100 (rumah) atau 200 (rumah) seperti itu," ucap Ara.

Baca juga: Penampakan Hunian Sementara di Kecamatan Ketol Aceh Tengah untuk Penyintas Banjir Sumatera

Rekomendasi Untuk Anda

Kementerian PKP menargetkan bisa membangun 20 ribu lebih unit hunian tetap di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan anggaran di atas Rp8 Triliun.

"Kami sudah mendata, tugas kami ada 26.969 unit dengan kebutuhan anggaran Rp8.525 Triliun," kata dia.

Progres Pembangunan Hunian Sementara

Saat ini, total sudah ada ratusan huntap yang telah dibangun Kementerian PKP sesuai dengan target pemerintah yang harus sudah sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.

"Sebelum lebaran dari gotong royong mudah-mudahan sudah ada berapa ratus (orang) yang sudah jadi pak di Sumatra," ucap dia.

Baca juga: 4.401 Hunian Sementara Dibangun di Aceh, Tersebar di 10 Kabupaten

"Hunian tetap yang kami bangun yang bersinergi dengan pihak swasta dan juga pemerintah daerah jadi langkah terobosan kami, karena kita juga ingin sebelum Lebaran ada berapa ratus keluarga yang masuk ke rumah yang bersifat hunian tetap tapi itu adalah sinergi dari arahan Presiden Prabowo, arahan pak Dasco supaya kita mengambil langkah-langkah cepat," tandasnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas