Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bahlil Pastikan Saham Indonesia di Freeport Bertambah Jadi 63 Persen

Tambahan saham diberikan tanpa biaya akuisisi dan sebagian dialokasikan untuk Papua.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bahlil Pastikan Saham Indonesia di Freeport Bertambah Jadi 63 Persen
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
KONPERS DI WASHINGTON - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat konferensi pers di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (20/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bahlil Lahadalia memastikan tambahan divestasi 12 persen saham PT Freeport Indonesia sehingga kepemilikan RI menjadi 63 persen pada 2041.
  • Tambahan saham diberikan tanpa biaya akuisisi dan sebagian dialokasikan untuk Papua.
  • Perpanjangan izin hingga 2061 disertai potensi investasi 20 miliar dolar AS.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa saham PT Freeport Indonesia  (PTFI) dari Freeport McMoran akan bertambah menjadi 63 persen. Saat ini saham PTFI hanya sekitar 51 persen.

"Dalam perpanjangan ini, akan dilakukan divestasi tambahan 12 persen kepada negara tanpa biaya akuisisi saham, sehingga total kepemilikan Indonesia menjadi 63 persen pada tahun 2041," kata Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo kunjungan kerja ke AS.

Bahlil mengatakan penambahan saham PTFI tersebut menjadi penting mengingat Freeport akan mengalami puncak produksi tambang pada 2035 mendatang. Saat ini produksi konsentrat mencapai sekitar 3,2 juta ton yang menghasilkan sekitar 900 ribu ton tembaga dan 50–60 ton emas per tahun.

Baca juga: Freeport Teken Perpanjangan Izin Tambang Grasberg, 12 Persen Saham Dilepas ke RI di 2041

"Kita tahu bahwa dalam dua tahun terakhir telah dilakukan negosiasi intens antara Pemerintah Indonesia, MIND ID, dan Freeport McMoRan. Puncak produksi Freeport diperkirakan terjadi pada tahun 2035," katanya.

Penambahan 12 persen saham nanti, kata Bahlil sebagian akan diberikan kepada pemerintah daerah Papua. Harapannya selain pendapat negara yang meningkat, pendapatan daerah juga bertambah.

"Dengan demikian, lapangan kerja dapat terjaga, pendapatan negara meningkat, serta royalti dan penerimaan daerah juga meningkat," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya izin pertambangan Freeport di Indonesia diperpanjang dari yang awalnya berakhir 2041 menjadi 2061. Perpanjangan tersebut merupakan bagian dari Perjanjian Perdagangan Timbal Balik atau agreement on reciprocal trade (ART) antara Indonesia dan AS.  

Perpanjangan tersebut berpotensi menambah investasi sebesar 20 miliar USD.

"Kemarin juga sudah ditandatangani kesepakatan MoU antara Freeport dan Pemerintah Indonesia. Dalam hal ini pihak Freeport bisa meningkatkan investasinya kurang lebih dalam 20 tahun ke depan nilainya sekitar 20 miliar dolar," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/2/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas