Implementasi AI di Industri Bisa Dipercepat melalui Model Terintegrasi Berbasis 4C
Implementasi AI nasional bisa diimplementasikan dan menjadi enabler serta ecosystem builder dalam perjalanan AI nasional.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Indonesia memiliki fondasi kuat untuk menjadi kekuatan AI regional, didukung pertumbuhan ekonomi digital, penetrasi teknologi dan talenta yang terus berkembang.
- Dengan pendekatan AI marketspace, implementasi AI nasional bisa diimplementasikan dan menjadi enabler serta ecosystem builder dalam perjalanan AI nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) divberbagai sektor bisnis membuat banyak perusahaan menghadapi tantangan nyata dalam mengintegrasikan solusi AI ke dalam sistem operasional mereka.
Kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, proses implementasi yang memakan waktu, hingga kebutuhan keamanan dan kedaulatan data menjadi tantangan utama dalam mempercepat adopsi teknologi.
Banyak perusahaan telah memiliki strategi AI, namun pada saat implementasi sering menghadapi hambatan integrasi dengan sistem existing, integrasi dengan ekosistem AI, keterbatasan infrastruktur, serta proses procurement yang panjang sebelum solusi dapat digunakan secara operasional.
Baca juga: AI Bukan Lagi Opsi, Perbankan RI Masuki Era Konsultasi Digital Real-Time
Head of Industry Solution Lintasarta Nurendrantoro mengatakan, Indonesia memiliki fondasi inovasi AI yang sangat kuat.
Namun agar dampaknya optimal, sibutuhkan wadah yang mampu mengintegrasikan solusi, memperkuat kolaborasi antar-pelaku ekosistem, memastikan keamanan data, serta mempercepat implementasi secara terukur.
"AI marketspace menjadi katalis dan memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan lebih sederhana dan efisien,” ujar Nurendrantoro dikutip Rabu, 25 Februari 2026.
Menurutnya, model AI marketspace memungkinkan solusi diintegrasikan, diimplementasikan, dan diskalakan dalam satu ekosistem yang terstandardisasi dan aman, sehingga industri dapat mengurangi kompleksitas teknis sekaligus mempercepat time-tovalue.
AI Marketspace Berbasis 4C
AI Marketspace dirancang sebagai kendaraan strategis untuk mengintegrasikan solusi digital dan AI secara lebih terstruktur dan terukur, mulai dari pemetaan tantangan hingga implementasi use case yang relevan.
Pendekatan ini dibangun di atas fondasi 4C Lintasarta — Connectivity untuk keandalan sistem, Cloud untuk skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk orkestrasi ekosistem sehingga solusi dapat diintegrasikan dan dikembangkan secara lebih cepat, aman dan terstandardisasi.
Sebagai implementasinya, Lintasarta memiliki Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU) sebagai kendaraan untuk mengorkestasri berbagai solusi digital dan AI seperti Software as a Service (SaaS), Compute Services, Application Programming Interface (API) Services, data services, cybersecurity, connectivity, hingga AI dan analytics.
Melalui pendekatan ini, fokus utama tetap pada penyediaan solusi yang relevan dan berdampak nyata bagi kebutuhan bisnis industri melalui kapabilitas 4C Lintasarta.(fin)