Pertumbuhan Digital Sangat Pesat, Mova Ancang-ancang Ekspansi ke Pasar ASEAN
Pasar ASEAN dinilai memiliki potensi customer digital yang besar dengan pertumbuhan pasar digital yang sangat cepat.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mova, aplikasi digital cashback di industri ritel, berancang-ancang memperluas ekspansinya ke pasar ASEAN dengan menggarap market di beberapa negara sekaligus.
Langkah ini diambil setelah perusahaan meraih sukses dalam setahun pertama ekspansinya di Malaysia.
"Mova menargetkan ekspansi di sejumlah negara ASEAN lainnya secara bertahap, sembari memperluas kerjasama dengan para merchant nasional dan regional untuk memperkuat ekosistem loyalitas lintas negara," ungkap Jennifer Tiffany Muliyanto, Chief Commercial Officer Mova dikutip Rabu, 11 Maret 2026.
Baca juga: Legislator NasDem: Literasi Digital Kunci Daya Saing Usaha di Pasar Global
Dia mengatakan, ASEAN merupakan pasar yang sangat potensial digarap.
“Selain Malaysia, Mova juga berencana melakukan ekspansi ke berbagai negara ASEAN lainnya, karena kami menilai pasar ASEAN memiliki potensi customer digital yang besar dengan pertumbuhan pasar digital yang sangat cepat," ungkap Jennifer.
Mova memandang kawasan ASEAN sebagai langkah alami berikutnya dalam membangun ekosistem loyalty regional yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pasar ASEAN diperkirakan memiliki potensi konsumen digital yang sangat besar, dengan penetrasi internet yang terus meningkat dan jutaan konsumen dari kelas menengah yang siap berbelanja secara online.
Kondisi ini menciptakan peluang yang tepat bagi Mova untuk memperluas layanan cashback digital ke seluruh wilayah ASEAN.
Di Indonesia Mova beroperasi sejak Februari 2025 dan berfokus pada efisiensi belanja konsumen Indonesia. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan menyalurkan cashback kepada lebih dari 5 juta pengguna terdaftar di Indonesia.
"Pencapaian ini mencerminkan meningkatnya adopsi masyarakat terhadap solusi belanja yang lebih cerdas dan terukur, terutama di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital dan value-driven," kata Jennifer.
Perusahaan juga telah mencatatkan pertumbuhan pengguna 250 persen month-on-month, dengan 300 ribu Monthly Active User (MAU). Dia memaparkan, melalui model bisnis cashback yang ditawarkan, pihaknya menghubungkan platform e-commerce besar di Indonesia seperti Shopee, TikTok Shop, dan Traveloka kepada konsumen Indonesia.
"Pertumbuhan ini menjadi fondasi penting bagi Mova dalam membangun ekosistem loyalty berbasis data yang tidak hanya memberikan manfaat finansial langsung kepada konsumen, tetapi juga membantu merchant meningkatkan retensi dan efektivitas promosi secara lebih terukur," sebutnya.
Baca tanpa iklan