Pasar Modal Indonesia Didorong Naik Kelas Lewat Transparansi
Berbagai upaya transformasi dilakukan untuk membawa pasar modal Indonesia berkembang menuju level global.
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Pasar modal Indonesia tengah didorong menuju transformasi agar mampu bersaing di tingkat global.
- Diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum 2026 menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi antara regulator, emiten, dan investor.
- Forum ini diharapkan memperkuat profesi investor relations serta meningkatkan kepercayaan pasar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar modal Indonesia kini menuju era baru transformasi dan reformasi.
Berbagai upaya transformasi dilakukan untuk membawa pasar modal Indonesia berkembang menuju level global.
Dalam kegiatan Diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026, Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mukhamad Misbakhun mengapresiasi penyelenggaraan diskusi ini sebagai wadah komunikasi positif antara Self-Regulatory Organization (SRO), masyarakat investor, emiten dan keseluruhan ekosistem pasar modal Indonesia.
Baca juga: Awal Perdagangan Sesi Pertama, IHSG Menguat ke 7.508,6
“Ini sangat penting untuk membangun transparansi,” kata Misbakhun dikutip Rabu (11/3/2026).
Sedangkan, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Eddy Manindo Harahap menyatakan, forum komunikasi seperti ini sangat diperlukan, mengingat potensi pasar modal yang besar di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, pasar modal Indonesia memang sudah saatnya naik kelas menjadi bursa yang bersaing di tingkat global.
“Dan hikmahnya kita memang perlu lebih transparan,” ujarnya.
Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengakui pentingnya mengkomunikasikan apa yang sudah dilakukan pihak bursa dan berbagai rencana ke depan.
Karena itu acara investor forum diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat investor, emiten dan publik secara umum.
“Karena saat ini menjadi momentum penting untuk menjadikan pasar modal kita naik kelas, dan itu perlu selalu kita komunikasikan,” kata Jeffrey.
Baca juga: Pagi Ini IHSG Dibuka Menguat ke 7.493,1 Rupiah juga Rebound
Sedangkan pengamat pasar modal Hans Kwee menilai diskusi dalam forum investor akan memberikan dampak positif agar informasi antar regulator, investor dan emiten tetap terjaga positif.
"Karena komunikasi yang baik akan memudahkan dalam pengambilan keputusan,” ucapnya.
Adapun diskusi Road to Investor Relations Forum (IRF) 2026 dengan tema “Era Baru Transparansi Pasar Modal” diselenggarakan Kitacomm.
“Selama lebih dari 25 tahun mendampingi perusahaan di pasar modal, kami melihat bahwa investor relations memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang perusahaan publik dalam membangun kepercayaan investor sekaligus menjaga nilai perusahaan di pasar. Seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan tercatat di Indonesia, kebutuhan akan praktisi investor relations yang kompeten juga semakin besar. Melalui Indonesia Investor Relations Forum yang kini memasuki tahun kedua, kami berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk mendorong penguatan standar dan pengembangan profesi investor relations di Indonesia,” ujar Founder & CEO Kitacomm, Henny Lestari.
Baca tanpa iklan