Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Soroti Kerja Sama PSSI-Produsen Jersey Asing, KSPN: Industri Tekstil Nasional Perlu Juga Didukung

Banyak pabrik menghadapi tantangan berat akibat penurunan permintaan global, tekanan biaya produksi, serta persaingan produk impor.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sanusi
zoom-in Soroti Kerja Sama PSSI-Produsen Jersey Asing, KSPN: Industri Tekstil Nasional Perlu Juga Didukung
Tribunnews.com/Abdul Majid
PELUNCURAN JERSEY - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi meluncurkan jersey terbaru Tim Nasional Indonesia hasil kerja sama dengan brand apparel Kelme. Peluncuran tersebut digelar di area Plaza Utara Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Tribunnews/Abdul Majid 
Ringkasan Berita:
  • Industri tekstil garmen sektor padat karya yang serap tenaga kerja banyak sedang membutuhkan dukungan nyata dari berbagai pihak.
  • Banyak pabrik menghadapi tantangan berat akibat penurunan permintaan global, tekanan biaya produksi, serta persaingan produk impor.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi menyoroti keputusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menjalin kerja sama dengan produsen apparel olahraga asal Spanyol, Kelme, sebagai mitra resmi penyedia jersey tim nasional sepak bola hingga tahun 2030.

"Bagi kami keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai keberpihakan PSSI terhadap industri nasional, khususnya di tengah kondisi industri tekstil garmen dalam negeri yang sedang menghadapi tekanan serius," ujar Ristadi, Sabtu (14/3/2026).

Ristadi mengatakan, industri tekstil garmen sektor padat karya yang serap tenaga kerja banyak sedang membutuhkan dukungan nyata dari berbagai pihak. Banyak pabrik menghadapi tantangan berat akibat penurunan permintaan global, tekanan biaya produksi, serta persaingan produk impor.

Baca juga: 1.819 Produk Indonesia Dapat Tarif Nol Persen dari AS, Tekstil hingga Semikonduktor Diuntungkan

Menurut Ristadi, dalam situasi seperti ini, setiap kebijakan, kerja sama, maupun belanja yang dapat melibatkan produksi dalam negeri seharusnya dimaksimalkan untuk membantu menjaga keberlangsungan industri tekstil garmen serta melindungi jutaan tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini.

"Kami menilai kerja sama PSSI dengan produsen luar negeri justru berpotensi menghilangkan kesempatan bagi industri garmen dalam negeri kita untuk memperoleh nilai tambah dari momentum besar seperti penyediaan jersey tim nasional," katanya.

Padahal, Indonesia memiliki kapasitas industri tekstil dan garmen yang sangat memadai, baik dari sisi teknologi produksi, kualitas bahan, maupun pengalaman memasok berbagai merek global. Sebut saja produsen jersey lokal yang handal seperti Mills, Specs, Duraking dll. Produsen dalam negeri ini tak kalah kualitas dengan produsen luar.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keputusan tersebut juga menghadirkan ironi tersendiri. Di satu sisi pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan tengah mendorong gerakan penggunaan produk dalam negeri untuk memperkuat industri nasional. Namun di sisi lain, organisasi olahraga sebesar PSSI justru memberikan panggung kepada produsen luar negeri untuk produk yang sangat identik dengan identitas nasional: jersey tim nasional sepak bola Indonesia," ungkapnya.

Ristadi menegaskan dukungan terhadap industri nasional tidak selalu harus berbentuk kebijakan besar. Terkadang, keputusan sederhana seperti memilih produsen dalam negeri untuk kebutuhan simbolik bangsa justru memiliki dampak psikologis dan ekonomi yang sangat besar. Jersey tim nasional bukan sekadar pakaian pertandingan, tetapi juga simbol kebanggaan nasional yang seharusnya dapat menjadi panggung bagi kemampuan industri dalam negeri.

Ristadi juga mengingatkan bahwa jiwa nasionalisme timnas tidak hanya diukur dari semangat di lapangan, tetapi juga dari keberpihakan PSSI pada ekosistem ekonomi bangsa sendiri. Jika PSSI belum mampu menghadirkan prestasi besar di tingkat internasional, setidaknya PSSI dapat menunjukkan keberpihakan yang nyata dengan mendukung penguatan industri dalam negeri yang sedang berjuang mempertahankan eksistensinya yang tenaga kerja banyak.

"Kami berharap PSSI dapat meninjau kembali arah kebijakan kerja sama tersebut, atau setidaknya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi industri tekstil garmen nasional dalam rantai produksi dan distribusi apparel tim nasional ke depan. Bagi kami, sepak bola bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga soal bagaimana momentum kebanggaan nasional sekaligus dapat memberi manfaat nyata bagi penguataj infustri nasional, termasuk bagi para pekerja di sektor tekstil garment," ujarnya.

Seperti diketahui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama jenama olahraga asal Spanyol, Kelme, resmi meluncurkan jersey terbaru untuk Timnas sepak bola dan futsal Indonesia. Peluncuran ini sekaligus menandai kerja sama Kelme sebagai penyedia apparel resmi Timnas Indonesia.

Dalam waktu dekat Timnas Indonesia akan menjalani serangkaian agenda pertandingan sepak bola internasional penting. Salah satu fokus utama adalah menghadapi turnamen FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada Maret 2026.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas