Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pemerintah Pastikan Pasokan BBM dan Listrik dalam Kondisi Aman, Tegaskan Ada Pembatasan

Pemerintah memastikan stok BBM aman dengan cadangan 27–28 hari dan tanpa pembatasan pembelian.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pemerintah Pastikan Pasokan BBM dan Listrik dalam Kondisi Aman, Tegaskan Ada Pembatasan
HO
PASOKAN BBM - Pemerintah memastikan stok BBM aman dengan cadangan 27–28 hari dan tanpa pembatasan pembelian. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah memastikan stok BBM aman dengan cadangan 27–28 hari dan tanpa pembatasan pembelian.
  • Pasokan listrik surplus dengan cadangan sekitar 48 persen dari kebutuhan, dalam kondisi terkendali.
  • Masyarakat diimbau tidak panic buying dan tetap tertib saat mengisi BBM di SPBU.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik pada saat ini dalam kondisi aman di tengah ketegangan geopolitik di kawasan timur tengah.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, saat ini cadangan BBM nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan masih dapat terpenuhi dengan baik.

"Masyarakat bisa dengan aman menikmati lebaran 2026 ini," kata Yuliot dikutip Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Perang AS-Israel vs Iran: WNI gelisah dengan potensi kenaikan harga BBM – Hidup akan semakin berat

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir, termasuk menghindari pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama periode libur Lebaran. 

Kebijakan ini berlaku baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita belum ada pembatasan. Itu baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, juga oleh pemerintah daerah," jelas Yuliot.

Meski demikian, Yuliot mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengisi BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama jika terjadi antrean.

"Jadi, untuk masyarakat yang mengantre di SPBU, tolong bersabar, jangan ada kericuhan. Tentu kita melayani secepat mungkin," ungkapnya.

Selain BBM, Yuliot juga memastikan bahwa pasokan listrik dalam kondisi terkendali. 

Ia menyebut daya mampu sistem kelistrikan saat ini mencapai 52 gigawatt, sementara beban puncak berada di angka 35 persen. Dengan demikian, masih tersedia cadangan atau risk margin sekitar 48 persen dari rata-rata kebutuhan harian.

"Jadi, kita memiliki cadangan atau risk margin sekitar 48 persen. Jadi, masyarakat yang perlu khawatir," jelasnya.

Yuliot memastikan, pemerintah terus bekerja keras menjaga kestabilan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dari Sabang hingga Merauke, termasuk dalam mendukung kelancaran mudik dan perayaan Idulfitri. 

"Jadi, kita mengharapkan ketersediaan BBM bagi masyarakat itu bisa terpenuhi dari Sabang sampai dengan Merauke, bagi masyarakat yang merayakan Idulfidri. Ini kita bekerja keras untuk menjaga ketersediaan energi," tuturnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas