Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sepanjang 2025, IPCC Bukukan Laba Bersih Rp 256,51 Miliar

Kenaikan pendapatan tersebut didominasi dari Branch Tanjung Priok sebesar 91% atau Rp842,55 miliar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sepanjang 2025, IPCC Bukukan Laba Bersih Rp 256,51 Miliar
Tribunnews.com/HO
KINERJA KEUANGAN - IPCC membukukan laba bersih Rp256,51 miliar pada 2025, naik 20,87�ngan pendapatan Rp929,96 miliar. 
Ringkasan Berita:
  • IPCC membukukan laba bersih Rp256,51 miliar pada 2025, naik 20,87 persen dengan pendapatan Rp929,96 miliar.
  • Kinerja ditopang Terminal Tanjung Priok dan segmen CBU sebagai kontributor utama pendapatan.
  • Tren kendaraan listrik serta ekspansi layanan logistik menjadi pendorong utama pertumbuhan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) membukukan laba bersih sepanjang 2025 sebesar Rp256,51 miliar, naik 20,87% dibanding tahun sebelumnya Rp212,21 miliar.

Untuk pendapatan, perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan 12,77% menjadi Rp929,96 miliar dari Rp824,60 miliar.

Kenaikan pendapatan tersebut didominasi dari Branch Tanjung Priok sebesar 91% atau Rp842,55 miliar.

Serta penguatan peran terminal satelit di berbagai wilayah strategis Indonesia yang berkontribusi sebesar 9% atau Rp85,15 miliar.

Dari sisi komposisi bisnis, segmen Completely Built Up (CBU) tetap menjadi kontributor utama dengan pendapatan mencapai Rp697,66 miliar, diikuti oleh segmen alat berat sebesar Rp82,67 miliar serta truck/bus sebesar Rp77,31 miliar.

Pertumbuhan kinerja IPCC juga didorong akselerasi tren kendaraan listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) yang menjadi salah satu katalis utama pertumbuhan perseroan di tahun 2025.

IPCC berhasil melayani lebih dari 101.731 unit kendaraan listrik, dengan dominasi merek asal Tiongkok yang menyumbang lebih dari 80.000 unit.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sebagai salah satu entitas bisnis di Pelindo grup, kami tidak memiliki kewajiban perseroan dalam bentuk hutang kepada perbankan maupun pihak lain, sehingga memberikan ruang gerak yang lebih prudent serta independensi pengelolaan keuangan untuk pengembangan perseroan," kata Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro, dikutip pada Kamis (26/3/2026).

Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi mengatakan sepanjang tahun 2025, IPCC berhasil memperluas layanan melalui penambahan kapasitas.

"Kemudian melalui PDC, integrasi layanan logistik, in-land transportation dan optimalisasi lahan-lahan idle di sekitar perseroan untuk menampung lonjakan kargo yang melalui terminal kami,” pungkas Sugeng.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas