Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sinergi 27 BPD Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Daerah Berkelanjutan

Sinergi bukan sekadar kerja sama formal, tetapi penyatuan visi, strategi, dan langkah agar BPD bergerak sebagai kekuatan kolektif.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Andra Kusuma
zoom-in Sinergi 27 BPD Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Daerah Berkelanjutan
Tribunnews.com
Sinergi menekankan kesatuan arah dan langkah BPD sebagai kekuatan bersama 
Ringkasan Berita:
  • 27 BPD sepakat perkuat sinergi untuk dorong ekonomi daerah inklusif dan berkelanjutan lewat kolaborasi nasional
  • Sinergi 27 BPD diperkuat untuk perluas akses keuangan dan dukung UMKM demi pemerataan ekonomi daerah
  • Munas Asbanda tegaskan 27 BPD kolaborasi jadi motor ekonomi daerah yang inklusif, adaptif, dan kompetitif

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kesepakatan ini menjadi hasil utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) ke-25 yang digelar di Surakarta.

Dalam forum tersebut, seluruh BPD sepakat bahwa kolaborasi yang lebih erat merupakan kunci untuk menghadapi tantangan industri keuangan sekaligus mengoptimalkan peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Baca juga: Asbanda Dorong BPD Lepas dari Peran Parking Fund, Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sinergi tidak hanya dimaknai sebagai kerja sama formal, tetapi juga sebagai upaya menyatukan visi, strategi, dan langkah konkret agar BPD dapat bergerak sebagai satu kekuatan kolektif yang saling mendukung dan memperkuat.

Komitmen ini diwujudkan melalui peningkatan koordinasi antar-BPD, penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, serta pengembangan inovasi layanan keuangan yang lebih inklusif.

Melalui sinergi yang solid, BPD diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi sektor produktif seperti UMKM, yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Baca juga: ASBANDA: Digitalisasi Layanan Bank Pembangunan Daerah Sangat Penting 

Selain itu, penguatan sinergi juga diarahkan untuk menciptakan skala ekonomi yang lebih besar, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing BPD di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompetitif.

Rekomendasi Untuk Anda

BPD tidak lagi diposisikan sekadar sebagai lembaga penyalur dana, melainkan sebagai pengelola keuangan daerah yang strategis, penjaga stabilitas likuiditas, sekaligus akselerator pertumbuhan ekonomi regional.

Melalui kesepakatan ini, Asbanda mendorong transformasi BPD agar semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Dengan langkah bersama yang terarah, 27 BPD optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendorong pemerataan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah di seluruh Indonesia. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas