Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

PURE Movement Pegadaian, Limbah Seragam Disulap Jadi Peluang Ekonomi UMKM

Program daur ulang seragam jadi bahan kain untuk dukung UMKM dan keberlanjutan.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in PURE Movement Pegadaian, Limbah Seragam Disulap Jadi Peluang Ekonomi UMKM
Dok. Pegadaian
PROGRAM DAUR ULANG - Pegadaian meluncurkan PURE Movement di Pegadaian Tower, Jakarta, Rabu (22/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia. Program daur ulang seragam jadi bahan kain untuk dukung UMKM dan keberlanjutan. 

TRIBUNNEWS.COM – PT Pegadaian meluncurkan inisiatif keberlanjutan bertajuk PURE (Pegadaian Uniform REcycle) Movement sebagai upaya mengelola limbah tekstil melalui daur ulang seragam kerja karyawan.


Program ini diluncurkan di Pegadaian Tower, Jakarta, Rabu (22/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia sekaligus menjadi bagian dari rangkaian HUT Pegadaian ke-125.

Melalui program tersebut, Pegadaian menargetkan pengumpulan seragam bekas dari karyawan kantor pusat hingga mencapai 500 kilogram pada tahap awal yang akan berlangsung selama satu bulan ke depan.

Baca juga: Tring! Golden Run 2026, Pegadaian Ajak Masyarakat Lari Sekaligus Investasi Emas dan Berdonasi

Direktur Human Capital Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, mengatakan PURE Movement tidak hanya sekadar aksi lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya tanggung jawab di lingkungan kerja.

“Melalui PURE Movement, kami mengubah momentum pergantian seragam menjadi aksi sirkular yang nyata. Kami tidak hanya fokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab atas setiap aset perusahaan yang digunakan,” ujar Dewi.

Ia menjelaskan, seragam bekas tersebut akan diolah kembali oleh mitra pihak ketiga menjadi material kain baru yang dapat dimanfaatkan.

Selain aspek lingkungan, Dewi menambahkan bahwa langkah daur ulang ini juga dilakukan untuk menjaga integritas brand perusahaan. Pasalnya, seragam yang masih memuat logo resmi berpotensi disalahgunakan jika didistribusikan secara langsung.

Rekomendasi Untuk Anda

“Karena itu, mengubahnya kembali menjadi serat kain adalah solusi paling aman dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jaringan dan Operasi Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengatakan hasil daur ulang tersebut akan dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kain hasil olahan ini nantinya akan didistribusikan kepada UMKM binaan Pegadaian yang tergabung dalam ekosistem GadePreneur, khususnya di bidang fesyen,” kata Eka.

Saat ini, lanjutnya, terdapat sekitar 12.000 UMKM yang tergabung dalam GadePreneur, dengan sekitar 2.000 di antaranya tengah menjalani program pendampingan intensif.

Melalui program ini, Pegadaian tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

PURE Movement menjadi salah satu wujud komitmen Pegadaian dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Atasi Masalah Sampah Jakarta, Warga Diajak Aktif Pilah dan Daur Ulang Limbah Jadi Produk Kreatif

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas