Harga BBM Pertamax 92 Naik Besok? Berikut Daftar Harganya Hari Ini
Mulai 18 April 2026, BBM RON 98 Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp19.400-Rp20.250 perliter, harga berbeda di masing-masing provinsi.
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Harga Pertamax 92 masih Rp12.300/liter jelang 1 Mei 2026.
- BBM lain seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex sudah naik signifikan.
- Kenaikan harga minyak dunia membuka peluang penyesuaian harga Pertamax ke depan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax RON 92 menjadi perhatian masyarakat, setelah harga Pertamax Turbo hingga Dexlite naik beberapa waktu lalu.
Diketahui, harga BBM non-subsidi biasanya diperbarui (naik/turun/stagnan) oleh Pertamina setiap awal bulan, dan besok memasuki 1 Mei 2026.
Harga BBM Saat Ini
Sebelumnya, mulai 18 April 2026, BBM RON 98 Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp19.400-Rp20.250 perliter, harga berbeda di masing-masing provinsi.
Padahal pada tanggal 1 Maret 2026, harga BBM Pertamax Turbo masih di angka Rp13.100 perliter atau naik Rp6.300 perliter.
Baca juga: Pengusaha Bus Usul BBM Subsidi Hanya untuk Transportasi Umum
Tak hanya Pertamax Turbo, kenaikan harga juga terjadi untuk BBM Dexlite yang kini dijual Rp23.600-Rp24.650 perliter.
Sebelumnya Dexlite harganya masih Rp14.200 per liter atau naik Rp9.400 perliter.
Kenaikan juga terjadi untuk BBM jenis Pertamina Dex yang kini dibanderol dengan harga Rp22.700-Rp24.950 per liter.
Jenis bensin ini sebelumnya berkisar di harga Rp13.800-Rp15.100 per liter atau naik Rp9.400 perliter, harga berbeda tergantung dengan provinsi masing-masing.
Sedangkan harga Pertamax 92 tidak mengalami kenaikan di level Rp12.300 per liter untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, hingga Bali.
Harga Pertalite juga tidak berubah di semua daerah di level Rp10.000 per liter.
Sinyal Kenaikan Harga Pertamax 92
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya memberikan sinyal kenaikan harga Pertamax 91.
Menurutnya, kemungkinan penyesuaian harga itu bisa saja terjadi apabila harga minyak dunia tidak kunjung turun.
"Kalau harga (minyak dunia) turun, ya (Pertamax 92) tidak naik. Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian," kata Bahlil saat jumpa pers di Kantor Kementerian ESDM RI, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Pada Kamis (30/4/2026), harga minyak mentah berjangka WTI naik di atas US$ 108 per barel, melonjak hampir 15 persen sepanjang pekan ini.
Minyak mentah Brent berjangka juga naik di atas US$ 110 per barel, melonjak hampir 15 persen sepanjang minggu ini.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.