Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Permintaan Komponen Industri Alat Berat Meningkat di INAPA 2026

Pameran suku cadang terbesar ini bukan sekadar ajang pamer, tapi jembatan strategis bagi produsen seperti Tjokro Group untuk memperluas pasar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Permintaan Komponen Industri Alat Berat Meningkat di INAPA 2026
Tribunnews.com/HO
INDUSTRI MANUFAKTUR - Booth Tjokro Group Indonesia International Trade Show for Automotive Industry (INAPA 2026), di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Indonesia International Trade Show for Automotive Industry 2026 menjadi ajang pelaku industri perluas pasar aftermarket.
  • Pelemahan rupiah terhadap dolar AS disebut mendorong kenaikan harga suku cadang hingga 10-20 persen di tengah meningkatnya kebutuhan komponen otomotif.
  • Pelaku usaha juga mengingatkan maraknya peredaran suku cadang palsu yang dijual lebih murah dan dinilai dapat merusak reputasi merek kendaraan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pameran suku cadang dan otomotif terbesar di ASEAN, Indonesia International Trade Show for Automotive Industry (INAPA 2026), resmi digelar pada 20 hingga 22 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Event tahunan digelar GEM Indonesia (Global Expo Management) dan berada di bawah binaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebagai upaya menggenjot pertumbuhan suku cadang otomotif dan kendaraan listrik Indonesia.

Salah satu pelaku industri manufaktur yang hadir yakni Tjokro Group yang menilai ajang ini sebagai lokomotif strategis untuk melakukan penetrasi pasar yang lebih dalam.

Baca juga: Toyota Pamerkan Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026, Kini Jangkau Lebih Banyak Model

CEO Tjokro Group Yudi Tjokro, mengungkapkan pandangan optimistisnya mengenai partisipasi perusahaan dalam ajang berskala internasional ini.

"Kami melihat INAPA 2026 bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah jembatan strategis untuk berinteraksi langsung dengan ekosistem otomotif global. Fokus utama kami di event ini adalah membidik pasar aftermarket, sebuah ceruk pasar yang potensinya terus meledak dan membutuhkan konsistensi kualitas komponen tingkat tinggi," ujar Yudi dikutip Sabtu (23/5/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Yudi menambahkan bahwa target utama keikutsertaannya adalah memperluas jaringan bisnis dan menjaring diversifikasi pasar.

"Lewat gelaran ini, target kami adalah menggaet client-client baru serta membuka segmen pasar baru yang belum tersentuh sebelumnya," paparnya.

Dalam ajang ini, Tjokro Group menampilkan berbagai jenis barang dan komponen mekanikal superiornya. Di antara lini aluminum casting hingga housing part truck.

"Banyak sekali daftar pengunjung yang masuk ke meja kami dan langsung mengajukan permintaan barang (inquiry)," paparnya.

Baca juga: Taiwan Excellence Pamerkan Teknologi Kendaraan Listrik Noodoe Corp di INAPA 2023 

"banyaknya client baru dari berbagai segmen berbeda yang mencatatkan ketertarikannya selama pameran, kami optimistis bahwa leads bisnis yang didapatkan dari INAPA 2026 ini akan segera terkonversi menjadi kontrak-kontrak kerja sama baru dalam waktu dekat," sambungnya.

Penguatan Dolar AS

Di sisi lain, menanggapi tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS, Koko Chandra, owner PT Oto Citra Sentosa, yang turut serta INAPA 2026 mengatakan, hal tersebut juga berdampak langsung pada perkembangkan harga parts yang dipasarkan.

"Kalau dolar AS naik, harga suku cadang kita juga mengalami penyesuaian, rata rata 10 sampai 20 persen," sebutnya.

Dia menambahkan, salah satu tantangan utama di bisnis suku cadang adalah mengantisipasi peredaran produk palsu.

"Produk palsu masih kita temukan banyak beredar. Cara membedakannya dengan yang asli bisa dari kualitas produk, kualitas kemasan, bisa juga dari bobot suku cadang," sebutnya.

"Produk suku cadang palsu malah ada yang finishing-nya lebih bagus tapi harga jualnya bisa lebih murah hingga 50 persen dari yang asli," sebutnya.

Dia menegaskan, peredaran suku cadang palsu merusak reputasi brand mobil. "Kalau dapatkan suku cadang yang harganya murah patut dicurigai," dia mengingatkan.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas