Goodness that Grows, Cara ParagonCorp Tumbuhkan Dampak Positif bagi Lingkungan
Melalui pesan "Goodness that Grows", ParagonCorp ajak pemangku kepentingan jadikan keberlanjutan sebagai perjalanan kolektif yang berdampak.
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM - Keberlanjutan bukanlah tujuan yang dicapai dalam satu langkah, melainkan perjalanan yang terus berkembang melalui berbagai upaya yang saling terhubung. Prinsip inilah yang menjadi dasar pendekatan ParagonCorp dalam membangun praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab di sepanjang rantai pasoknya.
Adapun dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ParagonCorp menegaskan kembali komitmennya melalui pesan "Goodness that Grows". Gagasan ini mencerminkan keyakinan bahwa setiap langkah kecil dalam keberlanjutan dapat tumbuh menjadi dampak yang lebih luas apabila dilakukan secara konsisten.
Pesan itu menjadi benang merah dari berbagai inisiatif yang telah dijalankan ParagonCorp di sejumlah aspek operasionalnya, mulai dari konservasi hutan, pengelolaan air, dan inovasi kemasan, hingga pengembangan produk yang mempertimbangkan dampak lingkungan.
Di sektor kehutanan, ParagonCorp bersama Indika Nature dan CFES turut mendukung perlindungan sekitar 4.000 hektare hutan di Jambi dan sekitar 1.000 hektare di Kalimantan. Kawasan tersebut berperan penting dalam menjaga ekosistem, keanekaragaman hayati, serta keseimbangan sistem air dan iklim di sekitarnya.
Komitmen serupa juga diwujudkan pada aspek sumber daya alam dan rantai pasok. ParagonCorp terus mengembangkan pendekatan yang lebih bertanggung jawab melalui pemanfaatan bahan baku yang dapat ditelusuri asal-usulnya sekaligus mendukung kesejahteraan komunitas yang terlibat di dalamnya.
Baca juga: Hutan Tetap Lestari, ParagonCorp Angkat Potensi Bioekonomi Indonesia di London
Pendekatan ini juga mencakup eksplorasi terhadap potensi hasil hutan non-kayu Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun rantai pasok bioekonomi nasional yang lebih berkelanjutan.
Pada sisi operasional, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif pengurangan dampak lingkungan yang mencakup pengelolaan air, efisiensi energi, serta pengembangan sistem pengumpulan kembali kemasan.
Beberapa fasilitas produksi bahkan telah menerapkan sistem pengolahan dan pemanfaatan kembali air untuk kebutuhan non-produksi guna mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.
Inovasi juga terus didorong hingga ke tingkat produk. ParagonCorp mengembangkan berbagai terobosan yang mempertimbangkan dampak lingkungan, termasuk penggunaan bahan baku upcycled, kemasan berbahan daur ulang, serta formulasi yang dirancang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan sumber daya.
Seluruh upaya itu merupakan bagian dari perjalanan jangka panjang ParagonCorp sebagai purposeful beauty tech company yang tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga pada dampak yang dihasilkan terhadap lingkungan dan masyarakat di sepanjang rantai nilainya.
Baca juga: Pasok 80 Persen Patchouli Dunia, ini Kisah Petani yang Dibawa Paragoncorp ke Forum Global di London
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp dr Sari Chairunnisa menyampaikan bahwa perjalanan menuju keberlanjutan sejatinya tidak memiliki titik akhir yang pasti. Namun, ia menegaskan bahwa setiap langkah yang dilakukan dengan kesadaran dan konsistensi akan membawa perubahan yang berarti.
"Bagi kami, yang terpenting bukanlah kesempurnaan, melainkan keberanian untuk terus melangkah dan belajar memperbaiki diri di setiap prosesnya," ujar Sari.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ParagonCorp mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memandang keberlanjutan sebagai perjalanan kolektif yang membutuhkan kolaborasi, konsistensi, dan kesadaran bersama.