Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Anies Sempat Batasi Transjakarta hingga MRT: Antre di Luar Risiko Penularan Corona Lebih Rendah

Di Mata Najwa, Anies Baswedan ungkap alasan batasi Transjakarta, MRT, LRT: Karena di gerbong juga sudah antre.

Anies Sempat Batasi Transjakarta hingga MRT: Antre di Luar Risiko Penularan Corona Lebih Rendah
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKKI Jakarta Anies Naswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020) malam. 

Pembatasan di antaranya berupa jam operasional hingga pemangkasan rute.

Akibat kebijakannya ini, antrean pun mengular bahkan sampai ke jalanan.

"Karena itulah kemudian kita lakukan pembatasan, di mana jumlah yang masuk ke stasiun, ke halte, dibatasi, antreannya di luar," kata Anies.

Baca: Anies Klaim Jakarta Bisa Tes Corona, Sehari hingga 150 Kasus

Baca: Anies Ungkap Data Pasien Corona Beda dari Pemerintah, Najwa: Tak Koordinasi atau Ada yang Ditutupi?

Namun, Anies menyebut antrean di ruang terbuka lebih baik dibanding di dalam ruangan.

"Memang antrean di luar ini secara medis kita tahu bahwa berdekatan di luar itu risikonya lebih kecil daripada dalam ruang tertutup," terangnya.

Tak hanya itu, Anies menyebut ada hasil signifikan dari pembatasan itu, yakni berkurangnya jumlah penumpang dari 1 juta menjadi 250.000.

Dikutip dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian memberikan instruksi pada pemerintah daerah agar tetap menyediakan layanan transportasi umum.

Jokowi memerintahkan agar penyedia trasnportasi memperhatikan kebersihan moda transportasinya.

Anies kemudian mengikuti instruksi Jokowi sehingga kebijakan pembatasan hanya berlaku satu hari.

Anies klaim Jakarta bisa tes hingga 150 kasus corona per hari

Halaman
123
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas