Kesibukan Wisma Atlet Kemayoran Jelang Kedatangan Pasien Kasus Corona
Sejumlah kegiatan mulai dari pembersihan, pengangkutan barang-barang, hingga pengadaan perlengkapan berlangsung di lokasi.
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta Pusat bersiap menampung pasien kasus COVID-19.
Sejumlah kegiatan mulai dari pembersihan, pengangkutan barang-barang, hingga pengadaan perlengkapan berlangsung di lokasi.
Pengamatan Tribunnews.com, sekira pukul 14.06 WIB truk-truk bermuatan kontainer selimut warna merah terparkir di pintu akses masuk Tower 7, Jalan Rd.H Keneng Mudatsir, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Aparat keamanan dari unsur TNI/Polri juga mendirikan pos-pos pada akses masuk dan keluar Jalan Rd.H Keneng Mudatsir.
Baca: PT KAI Berlakukan Kebijakan Pengembalian Tiket di Tengah Masa Darurat Covid-19
Truk - truk membawa kursi keluar dari pintu masuk tower 7, begitu pula lalu lalang kendaraan seperti mobil pikap PMI pembawa beberapa jirigen cairan disinfektan, hingga mobil ambulans.
Nampak dari luar pagar Wisma Atlet Kemayoran di sisi barat Jalan Landas Pacu Tim, pulahan petugas PPK Kemayoran membersihkan ilalang yang cukup tinggi.
Mesin - mesin pemotong rumput pun digunakan. Sesekali mereka menggerinda piringan besi mesin pemotong tersebut.
Baca: Langkah-Langkah Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Denpasar
Kemarin (20/3), Komunikasi Publik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Ristyan Mega Putra menjelaskan akan ada empat tower yakni tower 1, 3, 6, dan 7 di Kompleks D-10 Wisma Atlet Kemayoran itu yang bakal dipakai untuk menangani pasien terkait virus corona.
Diketahui, di Kompleks D-10 ini terdapat tujuh tower dengan jumlah hunian sebanyak 5.494 unit.
Dia mengatakan pihaknya bertugas dalam pembersihan. Pembersihan pun dilakukan mulai dari pemotongan rumput hingga pembersihan debu di bangunan yang digunakan.
Baca: Daya Tampung Hingga 22.200 Orang, Senin Wisma Atlet Kemayoran Mulai Digunakan untuk Isolasi
Nantinya, kata dia, pada Sabtu (21/3) bangunan-bangunan ini sudah difungsikan untuk menampung pasien kasus COVID-19.
"Sabtu sudah harus dipakai. Sesuai arahan Presiden seperti itu, tanggal 21 Maret sudah harus siap operasional," ungkapnya.