Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

DPRD DKI: Pemprov Butuh Rp4 Triliun Jika Mau Bantu 1,1 Juta Warga Berpenghasilan Harian

Anies Baswedan berencana kucurkan dana untuk 1,1 juta warga miskin dan pekerja berpenghasilan harian yang terdampak kebijakan social distancing.

DPRD DKI: Pemprov Butuh Rp4 Triliun Jika Mau Bantu 1,1 Juta Warga Berpenghasilan Harian
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Anies Baswedan melakukan pembahasan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, dan Pangdam Jaya Mayjend TNI Eko Margiyono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana kucurkan dana untuk 1,1 juta warga miskin dan pekerja berpenghasilan harian yang terdampak kebijakan social distancing.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyebut Pemprov DKI butuh Rp4 triliun untuk mengakomodasi warga miskin lama dan warga miskin baru.

"Bantuan sosial miskin lama itu kan 1,1 juta, tapi belum ada miskin baru. Kurang lebih kita perlu uang sekitar Rp3-4 triliun dan DKI bisa untuk itu," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).

Baca: Tips Atasi Masalah Tidur karena Hidung Tersumbat

Baca: Achmad Yurianto: Tak Perlu Panik Beli Vitamin di Toko, Indonesia Kaya Buah dan Sayur

Hanya, Anies diminta memakai klasifikasi tertentu untuk menyalurkan bantuan tersebut supaya tidak salah sasaran.

Salah satunya, warga penerima harus memiliki KTP DKI, serta mereka yang benar-benar menggantungkan hidupnya dari penghasilan harian.

Baca: Pemain PSIS Semarang Harus Kirim Latihannya Sendiri Melalui WA ke Tim Pelatih

"Orang yang penghasilan harian, itu mesti dipikirkan tapi harus KTP DKI," ujar Taufik.

"Jadi pekerja harian lepas, pekerja yang penghasilannya harian, perlu mendapat perhatian pemerintah," imbuh dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan bakal memberi bantuan tunai bagi 1,1 juta pekerja informal.

Hal ini dilakukan karena mereka dianggap paling terdampak dari kebijakan pembatasan interaksi dalam upaya menekan penularan COVID-19. Dimana, perkantoran tutup, transportasi dibatasi, tempat hiburan ditutup, hingga meniadakan kegiatan belajar mengajar.

"Kami sudah menghitung dan memiliki datanya mengerucut pada bantuan-bantuan Pemprov DKI. Yang menerima subsidi ada 1,1 juta orang. Itu semua akan mendapat bantuan secara bertahap," kata Anies.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas