Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Besok, Pemerintah akan Putuskan Masalah Mudik Saat Ada Wabah Corona

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Doni Monardo mengatakan bahwa pemerintah

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Besok, Pemerintah akan Putuskan Masalah Mudik Saat Ada Wabah Corona
ist
Kepala BNPB Doni Monardo 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA  -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Doni Monardo mengatakan bahwa pemerintah akan memutuskan masalah mudik pada Selasa esok.

Sebelumnya pemerintah telah menggelar rapat terbatas mengenai antisipasi mudik lebaran 2020 di tengah Pandemi Corona, pada Senin, (30/3/2020).

"Masalah mudik besok sore akan diputuskan," kata Doni melalui konferensi pers Jarak jauh, Senin, (30/3/2020).

Bagi masyarakat yang sudah terlanjur mudik, menurut Doni sebaiknya mengisolasi diri selama 14 hari. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di daerah.

"Pengalaman yang sudah dilakukan Jateng, mereka tidak mungkin menolak saudara yang kembali ke kampung halaman tapi dihimbau untuk bersedia melakukan karantina secara personal.

Baca: Ditolak Masuk Jakarta, 300 Bus Asal Garut Masuk Kandang

Baca: Lelang Satu Hati Lawan Corona Ala Persija, Sepatu Riko Simanjuntak Dibuka pada Harga Satu Juta

Baca: Ali Fikri Tepis Tudingan ICW Soal Proses Seleksi Jabatan Struktural di KPK Kurang Transparan

Karantina personal, tidak ke luar rumah selama 14 hari. Ini kan bagus kalau setiap warga masyarakat yang pulang dari kota besar, berdiam diri, membatasi diri dengan sosialnya, menghindari salaman, pelukan, apa saja yang secara fisik yang berdekatan. ini akan sangat membantu," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Doni mengatakan bahwa Pandemi Corona tidak bisa dianggap sebagai ancaman ringan. Pandemi virus telah menelan korban 114 orang di Indonesia.

Oleh karena itu perlu kesadaran dari masyarakat dengan disiplin menjalani social distancing untuk memutus penyebaran virus tersebut.

"Apabila kita bisa melindungi diri kita maka kita akan bisa melindunginya yang lainnya. Mari kita bersatu , mari kita tingkatkan kesadaran kita.

Bahwa virus ini bukan lagi ancaman ringan, virus ini telah menyebabkan saudara kita meninggal dunia mencapai 114 orang.

Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan cukup agar kita bisa menghindari penularan virus," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas