Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

BREAKING NEWS Jokowi Sebut Episentrum COVID-19 Bergeser dari China ke AS dan Eropa

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatasnya menyebut ada perubahan episentrum penyebaran virus corona baru COVID-19.

BREAKING NEWS Jokowi Sebut Episentrum COVID-19 Bergeser dari China ke AS dan Eropa
Tangkap layar channel YouTube Sekretariat Presiden
BREAKING NEWS Jokowi Sebut Episentrum COVID-19 Bergeser dari China ke AS dan Eropa 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatasnya menyebut ada perubahan episentrum penyebaran virus corona baru COVID-19.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, dan sejumlah pemimpin lembaga negara lainnya.

"Bagaimana kita bawah ketahui lebih dari 202 negara dan teritori di seluruh dunia menghadapi tantangan COVID-19 seperti Indonesia."

"Satu minggu terakhir, kita ketahui, episentrum Covid-19 sudah beralih. Dari sebelumnya di Tiongkok, saat ini berada di Amerika Serikat dan Eropa," ujar pria yang akrab disapa Jokowi ini, Selasa (31/3/2020).

Mantan Wali Kota Solo ini juga menjelaskan, ada sejumlah negara yang mampu menekan penyebaran virus ini kemudian mendapat masalah baru.

"Di beberapa negara yang telah mampu mendatarkan kurva penyebaran Covid-19 menghadapi tantangan baru dengan yang dinamakan gelombang baru COVID-19, seperti yang dialami RRC, Korea Selatan dan Singapura," jelasnya.

"Saat ini banyak yang menghadapi kasus-kasus (COVID-19) yang dibawa luar negeri," imbuh Jokowi.

Oleh sebab itu, ia menilai Pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah prioritas untuk mengatur mobilitas orang antar negara.

"Sebab itu prioritas kita saat ini tidak hanya mengatur arus mobilitas orang antar wilayah dalam negeri seperti arus mudik yang sudah kita bicarakan."

"Tapi juga harus bisa mengendalikan antar negara yang berisiko membawa imported cases," ucap Jokowi.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas