Tribun

Virus Corona

Dalam Penerapan PSBB, Pemerintah Perlu Lakukan Rapid Test Lebih Massal

Dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar, Pakar Epidemologi UI menilai pemerintah perlu lakukan rapid test yang lebih massal.

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Dalam Penerapan PSBB, Pemerintah Perlu Lakukan Rapid Test Lebih Massal
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar, Pakar Epidemologi UI menilai pemerintah perlu lakukan rapid test yang lebih massal. 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19), Pakar Epidemologi FKM UI, Pandu Riono, mengatakan ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan pemerintah.

Menurutnya, pemerintah perlu mengidentifikasi penduduk dengan melakukan rapid test yang lebih massal.

"Yang sekarang sudah dilakukan pemerintah kurang massal dan tidak menggunakan cara-cara yang kita harapkan bisa mengidentifikasi secara dini," kata Pandu dalam wawancaranya yang disiarkan langsung melalui YouTube Kompas TV, Rabu (1/4/2020) pagi. 

"Jadi kita perlu, karena semuanya hanya 10 persen, kalau kita mau menemukan 100, kita harus periksa 1.000," tambahnya.

Meskipun Terlambat, Pakar Epidemiologi FKM UI Apresiasi Kebijakan PSBB Presiden Jokowi
Meskipun Terlambat, Pakar Epidemiologi FKM UI Apresiasi Kebijakan PSBB Presiden Jokowi (Kolase Tribunnews (Tangkap layara channel YouTube KompasTV))

Oleh karena itu, Pandu menilai pemerintah juga perlu menjalankan rapid test ini secara sistematik dengan berfokus pada penduduk yang berisiko.

Dengan demikian, diharapkan klaster-klaster penularan terbaru dapat teridentifikasi dan angka penularan Covid-19 dapat lebih ditekan.

"Kita perlu lagi fokus pada penduduk-penduduk yang beresiko dan tes ini kita lakukan secara sistematik," kata Pandu.

"Kita harus mengidentifikasikan klaster-klaster baru sehingga kita bisa stop di pencegahan, stop orang-orang yang tertular baru," tambahnya.

Hal ini karena, menurut Pandu, tugas yang harus dilakukan saat ini adalah menurunkan jumlah penularan yang terjadi.

Baca: Pemerintah Sudah Bagikan 191 Ribu APD dan 425 Ribu Rapid Test ke Seluruh Indonesia

Dengan begitu, diharapkan grafik penularan Covid-19 di Indonesia dapat menurun pada bulan yang akan mendatang.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas