Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Thailand Laporkan 1.651 Kasus Positif COVID-19 dan 10 Orang Meninggal

Data terbaru total infeksi virus corona (COVID-19) di Thailand meningkat menjadi 1.651 kasus dan 10 orang meninggal

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Thailand Laporkan 1.651 Kasus Positif COVID-19 dan 10 Orang Meninggal
AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Pengemudi Ojek Online dan Pelanggan pengiriman makanan duduk di kursi yang terpisah untuk menjaga jarak sosial, sebagai bagian dari upaya untuk menahan virus corona COVID-19, ketika mereka menunggu pesanan takeaway di pusat perbelanjaan Central Pinklao di Bangkok. Kamis (26/3/2020). (AFP/Lillian SUWANRUMPHA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK--Data terbaru total infeksi virus corona (COVID-19) di Thailand meningkat menjadi 1.651 kasus dan 10 orang meninggal terhitung sejak kasus pertama dilaporkan pada Januari lalu.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand, Taweesin Wisanuyothin menjelaskan, jumlah kasus infeksi di Thailand cenderung meningkat.

Untuk itu Pemerintah Thailand pada Jumat (28/3/2020) lalu, memerintahkan penutupan Fasilitas Umum dan bisnis untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca: Bima Sakti Lakukan Perubahan Program Latihan Begitu Piala AFF U-16 2020 mMngalami Penundaan

Baca: Lurah Sukamaju Minta Posko Siaga Covid-19 RW 14 Bisa Diikuti 30 RW Lainnya di Depok

Baca: Pemerintah Harus Berikan Insentif Kepada Para Pahlawan Kesehatan

Masa lockdown pun telah diperpanjang sampai akhir April mendatang.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha bersama pejabat terkait dengan tengah membicarakan langkah tambahan karena jumlah infeksi baru dan kematian meningkat.

Pemerintah Thailand, pada hari Sabtu mengatakan meningkatnya jumlah infeksi disebabkan oleh orang yang gagal mempraktikkan jarak sosial (social distancing).

Rekomendasi Untuk Anda

Sebanyak 22 orang di Chiang Rai ditangkap pada hari Sabtu dalam sebuah pesta narkoba.

Mereka bersuka ria dan berkumpul untuk menentang Keputusan Darurat nasional.

Pihak berwenang telah memberlakukan penutupan di provinsi selatan Pattani, Yala dan Narathiwat.

Sementara pihak berwenang di pulau resor Phuket telah meminta orang-orang untuk tinggal di rumah dari jam 8 malam sampai jam 3 pagi dalam upaya pembatasan pergerakan untuk membatasi penyebaran virus coronavirus.

Phuket sendiri mencatat enam kasus baru pada hari Sabtu, empat di daerah Patong, dan enam kasus baru pada hari Minggu, semua terkait dengan Patong. (Channel News Asia/Reuters/AFP/Bangkok Post)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas