Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ombudsman Sebut Pencopotan Kompol Fahrul Sudah Tepat

Menurut saya tindakan yang diambil langsung tepat ya, ada upaya di internal kepolisian. Kita harus hormati ini

Ombudsman Sebut Pencopotan Kompol Fahrul Sudah Tepat
dok. Instagram @benusorumba/https://www.instagram.com/p/B-WMXTcFpul/Dinny Mutiah
Resepsi mantan Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Hadiana yang disemarakkan dengan pedang pora. (dok. Instagram @benusorumba/https://www.instagram.com/p/B-WMXTcFpul/Dinny Mutiah) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Ombudsman RI, Ahmad Alamsyah Saragih menilai pencopotan Kompol Fahrul Sudiana dari jabatan Kapolsek Kembangan Jakarta Barat sudah tepat.

Pasalnya Fahrul memang jelas-jelas melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pucuk pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

“Menurut saya tindakan yang diambil langsung tepat ya, ada upaya di internal kepolisian. Kita harus hormati ini,” kata Alamsyah saat dikonfirmasi Sabtu (4/4/2020).

Baca: ‎ICW Telusuri Track Record Tiga Jenderal Polri Calon Deputi Penindakan KPK

Menurutnya Fahrul tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Padahal, Kapolri telah mengeluarkan Maklumat Nomor: Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona.

“Apa yang dilakukan memang tidak patut ya, kan dua hari sebelumnya Kapolri sudah mengumumkan Maklumat. Harusnya dipatuhi,” tegasnya.

Baca: Malah Jadi Artis & Tontonan Warga, Aksi 2 Pocong yang Jaga Desa di Sukoharjo Akhirnya Dihentikan

Untuk itu Alamsyah mengimbau seluruh anggota Polri agar mematuhi Maklumat Kapolri. Terlebih sudah ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan viris corona yang diteken Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat.

“Sebaiknya semua pejabat, penyelenggara negara menghentikan kegiatan-kegiatan seremoni yang menyebabkan orang banyak berkumpul. Tolong dipatuhi, anda minta rakyat tertib tapi memberi contoh yang sebaliknya, itu kan tidak baik,” tutur Alamsyah.

Alamsyah menambahkan Ombudsman tidak akan memanggil Kompol Fahrul untuk mengklarifikasi perbuatannya karena Fahrul sudah diproses oleh internal Polri.

“Kan sudah diambil tindakan oleh lingkungan Polri. Kami tidak perlu panggil-panggil lagi. Apalagi dalam situasi seperti ini, cuma menambah kekeruhan saja,” tambahnya.

Untuk diketahui, Kompol Fahrul menggelar resepsi pernikahan dengan selebgram Rica Andriani di Hotel Mulia, Jakarta Pusat di tengah situasi pandemi global virus corona.

Foto pernikahan keduanya viral dan mendapat sorotan publik. Hingga akhirnya Fahrul dicopot dari jabatan Kapolsek Kembangan dan diperiksa di Propam Polda Metro Jaya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas