Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

29 Napi Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana, Bali Dirumahkan

Sebanyak 29 narapidana Rutan Kelas II Negara mendapat asimilasi sebagai langkah untuk mencegah atau antisipasi Covid-19 yang tengah merebak saat ini.

29 Napi Rutan Kelas IIB Negara, Jembrana, Bali Dirumahkan
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Foto ilustrasi narapidana di blok tahanan di Rutan Klas II Negara 

TRIBUNNEWS.COM, NEGARA - Sebanyak 29 narapidana Rutan Kelas II Negara mendapat asimilasi sebagai langkah untuk mencegah atau antisipasi Covid-19 yang tengah merebak saat ini.

Asimilasi dilakukan kepada 29 narapidana kasus pidana umum, Jumat (3/4/2020) lalu.

Kepala Rutan Kelas IIB Negara, Bambang Hendra Setyawan, 29 orang napi yang diberikan asimilasi di rumah sesuai dengan permenkumham no 10 tahun 2020 dan permen no M.HH-19.01.04.04 Th.2020 yang telah menjalani setengah masa pidana dan dua per tiga sampai dengan 31 Desember 2020.

Setelah selesai asimilasi tersebut, mereka para narapidana diusulkan proses integrasinya seperti PB (Pembebasan Bersyarat), CB (Cuti Bersyarat) dan CMB (Cuti menjelang Bebas), yang bebas mengambil surat bebasnya ke Rutan.

"Untuk napinya, di antaranya kasus pidana umum, seperti pembunuhan, pencurian, perlindungan anak, laka lantas dan narkoba pidana di bawah 5 tahun," ucapnya di Jembrana, Bali, Minggu (5/4/2020).

Dalam Asimilasi ini, tidak ada yang bebas sementara.

Namun, masa asimilasi yang dijalankan para napi, dirumahkan sampai mereka akan diusulkan integrasi lanjutan dan juga bagi para napi yang pidananya 6 bulan ke bawah sampai mereka bebas.

Baca: Panduan Klaim Token Listrik Gratis PLN: Login di www.pln.co.id dan via WhatsApp, Bisa Mulai Hari Ini

Baca: Aksi Balapan Liar Remaja di Banda Aceh Dibubarkan Tak Lama Setelah Jam Malam Dicabut

Asimilasi pada intinya adalah proses pembinaan lanjutan untuk membaurkan napi ke dalam masyarakat.

Supaya saat mereka bebas nanti dapat diterima oleh masyarakat.

"Untuk asimilasi di rumah yang diberikan kali ini adalah terkait adanya virus Corona atau Covid-19 dengan jalan mengisolasi mereka di rumah bersama keluarganya untuk menghindari terpapar akibat over kapasitas," tegasnya.

Sujud syukur napi lapas II B Tuban saat dibebaskan menindak lanjuti Permenkumham No 10 Tahun 2020, Jumat (3/4/2020).
Sujud syukur napi lapas II B Tuban saat dibebaskan menindak lanjuti Permenkumham No 10 Tahun 2020, Jumat (3/4/2020). (surya.co.id/m sudarsono)

Ia menambahkan, untuk penanggulangan Covid-19 di Rutan, di luar proses asmiliasi, pihaknya juga menutup kunjungan.

Namun, tetap menerima titipan dari keluarga warga binaan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan jalan menyemprotkan disinfektan pada titipan barang.

Kemudian, pihaknya juga menyediakan bilik sterilisasi, wastafel dan sabun cuci tangan.

"Serta petugas yang menerima titipan dengan memakai masker dan selop tangan. Jadi semua kami sterilkan atau menjaga kebersihan dan kesehatan untuk mengantisipasi Covid-19," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Asimilasi, 29 Napi Rutan Negara Jembrana Dirumahkan

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas