Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

PSBB di DKI Jakarta Mulai 10 April, Anies Sebut Akan Ada Peraturan dengan Kekuatan Mengikat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan memberlakukan PSBB di wilayah DKI Jakarta mulai Jumat 10 April 2020.

PSBB di DKI Jakarta Mulai 10 April, Anies Sebut Akan Ada Peraturan dengan Kekuatan Mengikat
Tangkap layar channel YouTube KompasTV
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan memberlakukan PSBB di wilayah DKI Jakarta mulai Jumat 10 April 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta mulai Jumat 10 April 2020.

"DKI jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan menteri, efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020," kata Anies Baswedan saat koferensi pers disiarkan secara langsung pada Selasa (7/4/2020).

Menurut Anies, selama ini secara prinsip DKI Jakarta sudah melaksanakan pembatasan-pembatasan sosial.

Mulai dari seruan untuk bekerja di rumah, menghentinkan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengalihkannya menjadi belajar di rumah

Anies menyatakan, pemberlakukan PSBB ini masih akan tetap sama dengan yang sebelumnya telah dilakukan.

Baca: Mabes Polri: Baru Polda Metro Jaya yang Menetapkan Tersangka Terhadap Pelanggar PSBB

Baca: UPDATE Kasus Corona di DKI Jakarta Hari Ini: 1.395 Positif, 65 Sembuh

Baca: UPDATE Corona Indonesia, 7 April: 2.738 Pasien Positif, 204 Sembuh, 221 Meninggal Dunia

Namun ia menyatakan, pada PSBB ini pihak kepolisian akan bertindak lebih tegas dalam mengatur warga Jakarta.

"Jadi bagi masyarakat Jakarta yang akan nanti lakukan mulai tanggal 10, utamanya akan ada pada komponen penegakan, karena akan disusun peraturan yang peraturan ini memiliki kekuatan mengikat kepada warga untuk mengikuti," terang Anies seperti disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta.

Ia berharap dengan pemberlakuan PSBB ini, masyarakat dapat mentaati ketentuan yang telah diputuskan.

"Jadi kita berharap pembatasan nantinya bisa ditaati sekaligus menjadi pesan bagi semua, ketaatan kita untuk membatasi pergerakan, membatasi interaksi itu akan sangat mempengaruhi kemampuan kita untuk mengedalikan virus ini," jelasnya.

Menurutnya, membutuhkan kerja sama semua pihak untuk mengendalikan penyebaran virus corona ini.

(Tribunnews.com/Tio Buqi)

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas