Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kisah Warga Tangsel Donasikan Motor Kesayangan Demi Bantu Cegah Corona

Tapi merebaknya wabah corona ini membuatnya berpikir, jangan sampai dirinya menjadi orang yang tidak bermanfaat bagi orang lain.

Kisah Warga Tangsel Donasikan Motor Kesayangan Demi Bantu Cegah Corona
Junaidi/PBNU
H.Muchlisin donasikan motor kesayangannya untuk membantu pencegahan covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANGSELATAN - Seorang warga Kota Tangerang Selatan, H. Muchlisin,  mendonasikan Motor Kesayangannya untuk bantu cegah virus corona (Covid-19).

Ia mendonasikan motornya padahal itu adalah satu-satunya motor kesayangan. Dalam ungkapannya, Muchlisin awalnya berat dalam mendonasikan motor kesayangan tersebut.

Tapi merebaknya wabah corona ini membuatnya berpikir, jangan sampai dirinya menjadi orang yang tidak bermanfaat bagi orang lain.

Atas dasar itu, Muchlisin memutuskan untuk mendonasikan motor kesayangannya itu lewat lembaga filantropi Nahdlatul Ulama, NU Care-LAZISNU.

"Yang memotivasi saya untuk mendonasikan motor kesayangan saya ini adalah karena saya sebenernya ingin ikut membantu turun ke masyarakat bersama NU Care-LAZISNU Tangsel, tapi karena adanya pekerjaan lain saya tak bisa ikut bergabung," katanya.

"Saya hanya memiliki motor ini, jadi yah hanya motor ini. Saya sudah tanya istri juga mengenai ini, Alhamdulillah Istri saya mengizinkan. Semoga donasi yang tidak seberapa ini menjadi manfaat," tambah Muchlisin.

Muchlisin mengaku sebenarnya ingin berdonasi dengan uang yang biasa disalurkan lewat chanel donasi NU Care-LAZISNU "Tapi karena saat ini saya tak punya uang, motor ini saja yang saya donasikan," katanya.

Motor yang didonasikan ke NU Care-LAZISNU Tangsel ini merupakan hasil jerih payahnya. Muchlisin berharap agar motor yang didonasikan tersebut bisa di lelang atau di jualkan dengan harga 10 jutaan.

"Setidaknya hasil penjualan motor itu bermanfaat untuk melatih diri saya sendiri dan orang lain untuk selalu berbagi dan peduli," katanya sambil menceritakan bahwa motornya itu sudah lama tidak keluar dari kandangnya.

"Motor ini saya beli awalnya pajaknya sudah mati, dan saya mengurus pajak dan balik nama juga sudah habis 3 jutaan dan itu saya yang bayar sendiri. Makanya saya berharap motor ini nanti bisa di jual atau di lelang dengan harga 10 juta an, saya cek di google harga penjualannya sih segitu namun saya serahkan kepada NU Care-LAZISNU semua caranya saja. Yang pasti dari saya hanya bisa membantu ini," tambah Muchlisin

Halaman
12
Penulis: Husein Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas