Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Mau Bantu Atasi Corona? Warga Jakarta Dapat Salurkan Donasi Lewat Bank DKI Peduli

Bank DKI membuat mekanisme penyaluran bantuan yang mudah diakses masyarakat, semisal transfer antar bank, QR Code JakOne Mobile, dan QRIS.

Mau Bantu Atasi Corona? Warga Jakarta Dapat Salurkan Donasi Lewat Bank DKI Peduli
TRIBUN/HO
Dua karyawan Bank DKI tengah berpose didepan banking hall salah satu kantor layanan di Jakarta (20/3/2020). Maraknya penyebaran virus corona menyebabkan munculnya penerapan penghentian atau pengurangan kegiatan usaha dengan kebijakan work from home (wfh). Bank DKI salah satu perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah untuk sebagian karyawan. Meskipun tetap beroperasi Bank DKI menyarankan agar nasabah dapat melakukan transaksi dari rumah saja dengan menggunakan produk perbankan digital yaitu JakOne Mobile. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam upaya mengatasi penyebaran virus corona (Covid-19) di Jakarta, Bank DKI mengajak masyarakat berpartisipasi menyalurkan bantuan lewat program Bank DKI Peduli.

Bank DKI membuat mekanisme penyaluran bantuan yang mudah diakses masyarakat, semisal transfer antar bank, QR Code JakOne Mobile, dan QRIS.

"Bank DKI mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk dapat berpartisipasi dalam upaya penanganan Covid-19 melalui program Bank DKI Peduli melalui berbagai mekanisme yang mudah diakses oleh masyarakat," ungkap Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini, saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2020).

Baca: Wuhan Cabut Lockdown, Puluhan Ribu Orang Tinggalkan Kota

Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank DKI Peduli 101.20.12345.5, dan 701.07.00003.0 untuk rekening Bank DKI Syariah.

BUMD DKI ini turut mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan transaksi non tunai ketimbang dengan uang fisik. Mengingat uang fisik bisa jadi salah satu media penularan virus.

Hal tersebut jadi salah satu cara pembatasan kontak fisik untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19.

Baca: Ngaku Makan Lahap Selama Isolasi, Berat Badan Komisioner Ombudsman RI Ini Naik 2,5 Kg

"Ini merupakan bentuk pencegahan melalui pembatasan kontak fisik sehingga meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19," ucap dia.

Sebagaimana diketahui nyaris seluruh kecamatan di Provinsi DKI Jakarta punya kasus Covid-19. Sebanyak 42 dari 44 total kecamatan di Jakarta punya kasus positif Covid-19.

Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Selatan jadi dua kecamatan yang terbebas dari kasus corona.

Data kasus positif corona per Rabu, 8 April 2020 pukul 08.00 WIB, terdapat 1.552 kasus positif Covid-19 di Jakarta dengan jumlah pasien meninggal 144 jiwa dan 75 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan 976 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 357 lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah. Di sisi lain, ada 796 orang masih menunggu hasil laboratorium.

Total mereka yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2.598 jiwa. Dimana 2.054 orang selesai dan 544 masih dipantau.

Sementara total pasien dalam pengawasan (PDP) di ibu kota sebanyak 2.254 orang. Dimana 1.219 orang telah usai jalani perawatan dan 1.035 masih dirawat.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas