Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Jabarkan Rekap Data Penumpang, Anies Sebut Angkutan Umum Milik Pemprov DKI Lebih Aman

Ia menjabarkan angkutan umum milik Pemprov DKI sudah mampu mengendalikan jumlah penumpang per kendaraan

Jabarkan Rekap Data Penumpang, Anies Sebut Angkutan Umum Milik Pemprov DKI Lebih Aman
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memberikan bantuan sosial terhadap warga miskin dan rentan miskin yang terdampak atas pelaksanaan PSBB mulai Kamis, (9/4/2020). 

Hal serupa juga terjadi di moda transportasi MRT dan LRT Jakarta. MRT Jakarta dari rerata 85 - 100 ribu per hari ketika kondisi normal, menurun signifikan jadi 5 ribu orang. Malahan LRT sendiri saat ini cuma punya rerata pengguna 200 orang per hari.

" Lagi lagi tinggal 5 persen penumpangnya. Kalau LRT kita malah tinggal 200 orang per hari," beber Anies.

Tapi kondisi berbalik jika berbicara layanan moda transportasi kereta rel listrik seperti Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Pengguna KRL asal wilayah Bogor, Depok dan Bekasi masih tetap membludak. Pembatasan jam operasional dan pengendalian penumpang per kereta justru membuat antrean panjang penumpang di stasiun keberangkatan.

Pertimbangan ini yang jadi latar belakang para kepala daerah mengusulkan penyetopan sementara layanan KRL selama pemberlakuan PSBB di sejumlah wilayah. Termasuk Pemprov DKI yang juga meminta usulan serupa.

"Saya 2 hari lalu mengusulkan kepada Menteri Perhubungan Ad Interim untuk operasi kereta commuter dihentikan dulu selama kegiatan PSBB berlangsung," pungkas Anies.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas