Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kapan Ada Vaksin Covid-19? Lihat Upaya Peneliti Terkemuka Arab Saudi dan Rencana Uji Coba di Rusia

Sebuah tim peneliti terkemuka Arab Saudi mendapatkan dana pemerintah untuk membantu menemukan vaksin penyakit Covid-19.

Kapan Ada Vaksin Covid-19? Lihat Upaya Peneliti Terkemuka Arab Saudi dan Rencana Uji Coba di Rusia
Youtube Kompas TV
4 Relawan Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, Akhirnya Diujikan ke Manusia 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah tim peneliti terkemuka Arab Saudi mendapatkan dana pemerintah untuk membantu menemukan vaksin penyakit Covid-19.

Dilansir dari Arab News, kepala kesehatan Saudi pada Selasa (14/4/2020) mengumumkan dana untuk melakukan penelitian ilmiah utama yang bertujuan membantu penemuan vaksin untuk penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Tim tersebut terdiri dari 33 ilmuwan dan peneliti terkemuka Saudi. Para pakar medis tersebut akan mempelajari dan menjalan tes pada sifat virus.

Anggota kelompok itu terdiri dari sejumlah ilmuwan terkemuka dari Universitas Sains dan Teknologi (KAUST) King Abdullah.

Beberapa nama seperti Profesor Arnab Pain yang memimpin bagian genomik patogen, Dr Fathia Ben Rached, Dr Amit Subudhi, Sara Mfarrej dan Dr Qingtian Guan.

Mereka juga bergabung dengan dokter Asim Khogeer, Fadwa Alofi, Afrah al-Somali, Khaled al-Quthami dari kementerian kesehatan, dokter Naif al-Montashiri dan Ahmed Bakur dari Universitas Taibah juga para ahli dari Universitas King Abdul Aziz seperti Dr Anwar Hashem dan Dr Turki Abujamel.

“Setiap anggota kelompok kolaboratif ini memiliki sebuah proyek besar yang didasarkan pada penggunaan urutan genom skala besar dari individu-individu yang positif-Covid-19.

(hal itu) untuk menyelidiki genom virus SARS-CoV-2 (jenis virus yang menyebabkan COVID-19) yang beredar di Arab Saudi,” kata Dr Sharif Hala, seorang peneliti biomedis di Pusat Penelitian Medis Internasional Pengawal Nasional Raja Abdullah (KAIMRC).

"Proyek awal untuk membangun perbandingan genom dalam konteks global virus dan inang, adalah apa yang kami sebut studi sistem biologi yang didukung dengan menggunakan analisis bioinformatika dari dataset dan pekerjaan laboratorium basah."

Dia mengatakan kepada Arab News bahwa 600 sampel telah dikumpulkan dari kota-kota Madinah, Jeddah dan Makkah untuk awalnya fokus pada proyek-proyek tertentu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas