Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Ini 22 Pasien di RS Wisma Atlet Dinyatakan Negatif Covid-19 dan Boleh Pulang

Ia mengatakan jumlah tersebut berkurang sebanyak 22 pasien sejak pukul 08.00 WIB kemarin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Hari Ini 22 Pasien di RS Wisma Atlet Dinyatakan Negatif Covid-19 dan Boleh Pulang
Dok. Pangkogasgabpad RSD Wisma Atlet
Tiga jemaah dari Masjid Jami Kebon Jeruk dipindahkan ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (7/4/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 22 pasien RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 diperbolehkan pulang hari ini Sabtu (18/4/2020).

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan mereka diperbolehkan pulang setelah hasil swab kedua menyatakan mereka negatif Covid-19.

"Swab kedua negatif, kalo swab pertama kan untuk mengetahui positif atau negatif," kata Yudo ketika dihubungi Tribunnews.com pada Sabtu (18/4/2020).

Yudo mengungkapkan hingga Sabtu (17/4/2020) pukul 08.00 WIB Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran tengah merawat inap 553 pasien positif terinfeksi Covid-19.

Baca: Pimpinan MPR Berharap DPR Tolak Perppu Jokowi Tangani Virus Corona

Ia mengatakan jumlah tersebut berkurang sebanyak 22 pasien sejak pukul 08.00 WIB kemarin.

"RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran kini merawat 553 pasien positif covid-19. Jumlah itu berkurang 22 pasien dari hari sebelumnya yakni 575 pasien," kata Yudo ketika dihubungi Tribunnews.com pada Sabtu (18/4/2020).

Yudo mengatakan hingga saat ini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran merawat total sebanyak 707 pasien yang terdiri dari 413 pria dan 294 wanita.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan jumlah total tersebut bertambah 27 dari pasien dari hari sebelumnya yakni 680 pasien.

Hingga saat ini, Yudo mengatakan, RS tersebut merawat 137 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 17 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Pasien PDP bertambah 35 orang dari sebelumnya yakni 86 orang. Pasien ODP berkurang dua orang dari sebelumnya yakni 19 orang," kata Yudo.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas