Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bamsoet : Peran Masyarakat Kunci Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Akibat Dampak Wabah Covid-19

Menurutnya, upaya mengakhiri wabah ini dan pemulihan ekonomi dari resesi, tidak cukup hanya mengandalkan peran dan fungsi pemerintah di setiap negara

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bamsoet : Peran Masyarakat Kunci Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Akibat Dampak Wabah Covid-19
Ist
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut kesadaran dan peran semua elemen masyarakat memutus rantai penularan virus corona atau covid-19 menjadi faktor kunci bagi semua upaya pemulihan.

“Saya yakin semua orang sudah mencatat bahwa pandemi covid-19 telah menimbulkan kerusakan dahsyat yang tak pernah diperhitungkan sebelumnya. Tak hanya mengancam keselamatan jiwa manusia di dunia, melainkan juga telah meluluhlantakan sendi-sendi perekonomian global,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/4/20).

Baca: Sanksi Hukuman 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta bagi yang Nekat Mudik Berlaku 7 Mei

Menurutnya, upaya mengakhiri wabah ini dan pemulihan ekonomi dari resesi, tidak cukup hanya mengandalkan peran dan fungsi pemerintah di setiap negara.

Peran serta masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mutlak diperlukan.

"Rantai penularan itu bisa diputus jika semua orang, dengan kesadaran penuh, taat dan konsisten menjaga jarak di ruang publik," ujar Bamsoet.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebaliknya, kata Bamsoet, jika imbauan jaga jarak tidak dilaksanakan, durasi pandemi covid-19 akan semakin lama.

Konsekuensinya, durasi penderitaan dan ketidaknyamanan pun akan semakin panjang pula.

Baca: Quraish Shihab: Jangan Paksakan Diri salat Tarawih di Masjid Saat Wabah Virus Corona

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, untuk meredam laju penularan covid-19 di Indonesia, kebijakan pemerintah yang melarang mudik sangat tepat.

"Larangan mudik harus dipahami sebagai upaya cegah-tangkal penularan Covid-19. Komunitas perantau diharapkan mematuhi larangan ini," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas