Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Anies Janjikan Produksi 20 Juta Masker Kain Gratis Rampung Akhir Mei

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan produksi 20 juta masker kain bakal tuntas pada akhir bulan Mei nanti.

Anies Janjikan Produksi 20 Juta Masker Kain Gratis Rampung Akhir Mei
dok. Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2020)/dok. Pemprov DKI 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan produksi 20 juta masker kain bakal tuntas pada akhir bulan Mei nanti. Nantinya setiap warga Jakarta dijanjikan mendapat satu kemasan plastik isi dua buah masker kain, dan dibagikan per pekan.

"Hingga akhir Mei akan tuntas diproduksi hingga 20 juta masker kain. 20 juta masker kain ini akan dibagikan setiap minggu kepada seluruh warga di Jakarta," tutur Anies dikutip dari Facebook resminya, Jumat (1/5/2020).

Adapun pembagiannya akan dilimpahkan ke Kelurahan dan berjenjang ke tingkat RT/RW, baru kemudian ke rumah - rumah warga.

Baca: Login www.lightup.id, Ada Diskon Listrik Bagi Pelanggan PLN 900 VA-1300 VA, Harus Kirim Foto Rumah

Baca: Karena Gonggongan Anjing, Bayi yang Dibuang di Semak-semak Ini Bisa Diselamatkan

Dijelaskan Anies, pada Kamis (30/4) kemarin, Perumda Pasar Jaya selaku BUMD DKI sudah mendistribusikan 1,5 juta masker kain kepada warga. Sebagian masker kain juga masuk dalam paket bantuan sosial yang telah didistribusikan sejak 9 April lalu.

Baca: Bantu Tenaga Medis, NasDem Serahkan Bantuan APD Kepada Rumah Sakit NU dan Muhammadiyah

Baca: Personel Kepolisian Terlibat Pemakaman PDP Covid-19 di Malang

Anies mengungkap, produksi masker kain tersebut melibatkan 1.526 industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) binaan Pemprov DKI yang bergerak di bidang mode. Mereka tersebar di lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Masker kain ini dibuat oleh 1.526 industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) binaan," ungkap dia.

Dirinya memastikan bahwa proses produksi dan bahan yang dipakai dalam pembuatannya, sesuai standar anjuran.

"Semuanya memakai bahan yang sesuai standar, dan lapisan yang cukup," pungkas Anies.

Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas