Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Psikiater: 64,3 Persen Peserta Swaperiksa Selama Pandemi Covid-19 Alami Depresi

Sebanyak 64,3 persen dari 1.522 orang yang memanfaatkan layanan ini mengalami gangguan kecemasan dan depresi

Psikiater: 64,3 Persen Peserta Swaperiksa Selama Pandemi Covid-19 Alami Depresi
freepik.com
Ilustrasi stress 

Mantan Panglima TNI ini menjelaskan, kondisi psikologi dapat berpengaruh terhadap imunitas seseorang dalam menghadapi virus.

Untuk itu, ia meminta masyarakat tak perlu cemas dan tetap menjalankan pola hidup sehat.

"Ada kecenderungan imunitas tubuh menurun yang pada akhirnya itu menyebabkan seseorang Covid-19. Waspada diperlukan tapi takut dan cemas jangan sampai terjadi. Maka sebagai langkah nyata KSP menilai bahwa layanan psikologi nasional pada masyarakat untuk sehat jiwa menjadi perlu ada," ucap Moeldoko.

Merujuk data yang diterimanya, kasus kekerasan hingga pelecehan seksual masih terus terjadi saat pandemi virus corona.

Bahkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melonjak, tak hanya di Indonesia namun juga di berbagai negara.

"Selama 16 Maret hingga 30 Maret terdapat 59 kasus kekerasaan pelecehan seksual dan online pornografi," jelasnya.

"Ada kasus KDRT yang tidak hanya terjadi di Indonesia. Sekjen PBB menyatakan bahwa meningkatnya kasus KDRT pada perempuan dan anak anak. Di Prancis, Afrika Selatan, di Australia menyatakan peningkatan," jelasnya.

Baca: Pemprov DKI Soroti Gampangnya Izin Operasi Perusahaan saat PSBB, Minta Kemenperin Lebih Selektif

Sebagai informasi, layanan Sejiwa bisa diakses melalui telepon ke nomor 119 ekstension 8.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan konsultasi psikologi ketika menelepon akan langsung terhubung dengan relawan Sejiwa yang memberikan konseling.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas