Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Untuk Deteksi Corona, Pemerintah akan Pasang Perangkat PCR di Bandara dan Pelabuhan

PCR (polimerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di bandara dan pelabuhan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Untuk Deteksi Corona, Pemerintah akan Pasang Perangkat PCR di Bandara dan Pelabuhan
Tribunnews/Herudin
Petugas medis dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap menyemprotkan disinfektan ke bagian Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok, Jawa Barat, di sela-sela pemeriksaan swab kepada pasien yang telah mendaftarkan diri, Kamis (23/4/2020). Labkesda Kota Depok sudah bisa melakukan uji PCR (polymerase chain reaction) untuk memeriksa swab lendir para pasien suspect Covid-19, yang selama ini hanya bisa dilakukan di Jakarta. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo mengatakan bahwa pihaknya akan memasang perangkat PCR (polimerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di bandara dan pelabuhan.

"Upaya dari Gugus Tugas bekerjasama dengan kementerian dan lembaga  juga pihak otorita bandara dan pelabuhan untuk memasang alat atau mesin PCR  di tempat-tempat strategis yang merupakan

pintu kedatangan maupun kepulangan dari setiap daerah," ujar Doni usai rapat terbatas perkembangan penanganan Covid-19,  Senin, (11/5/2020). 

Pemasangan tersebut, seiring dengan datangnya bantuan dari luar negeri satu juta reagen (pereaksi kimia), pengkonversi atau kit isolasi RNA  dan VTM (media pembawa virus) untuk menunjang tes PCR

"Sehingga jumlah ini diharapkan bisa mencukupi kurang lebih satu bulan ke depan," katanya.

Dalam upaya deteksi virus Corona berbasis PCR secara masif, pihaknya menurut Doni akan mendatangkan reagen dari sejumlah negara.

Untuk perangkat PCR nya sendiri pemerintah telah mengembangkan produksi dalam negeri. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Gugus Tugas bersama dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan tambahan reagen dari beberapa negara, terutama dari Korea Selatan dan juga dari Tiongkok," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas