Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pengguna Internet Meningkat, Pemerintah Diminta Lindungi Aktivitas Warga di Dunia Maya

Namun, kata dia, pemerintah tidak bisa bersikap tenang atas dugaan kebocoran, setelah melihat reaksi publik.

Pengguna Internet Meningkat, Pemerintah Diminta Lindungi Aktivitas Warga di Dunia Maya
pixabay.com
Ilustrasi menggunakan internet (pixabay.com) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebijakan pemerintah soal kerja dan belajar dari rumah telah meningkatkan lalu lintas internet.

Untuk itu, pemerintah diminta untuk melindungi aktivitas masyarakat di dunia maya.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Himpunan Pemerhati Hukum Siber Indonesia (HPHSI) Galang Prayogo.

Baca: Presiden Jokowi Curiga Ada yang Mainkan Harga Bawang Merah dan Gula Pasir

"Hingga kini saya belum mendengar gebrakan apa pun. Saya masih melihatnya adem ayem saja," kata dia, Rabu (13/5/2020).

Sejauh ini, dia menilai, persoalan kebocoran data tidak menuai atensi publik.

Tidak sedikit publik yang merasa biasa saja atas dugaan kebocoran data di platform digital.

Namun, kata dia, pemerintah tidak bisa bersikap tenang atas dugaan kebocoran, setelah melihat reaksi publik.

Baca: Heboh Peretasan Data Pribadi, Jangan Panik! Webinar Tech Week Bisa jadi Solusi, Gratis Lho

Setidaknya, pemerintah bisa bergerak cepat seperti ketika menangani kasus hoaks di media sosial.

"Itu bisa dilihat dari kasus hoaks, itu saja bisa dicari dan ditentukan dengan cepat hasilnya. Nah, ini masih lama saja," tuturnya.

Baca: Kemendikbud Akui Tidak Semua Masyarakat Miliki Akses Listrik untuk Belajar dari Rumah

Dia mencontohkan dugaan kasus kebocoran data 91 juta pengguna Tokopedia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas