Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Soal Tagar #IndonesiaTerserah, Bima Arya Sebut Perang Lawan Covid-19 Belum Selesai

Wali Kota Bogor, Bima Arya, menanggapi kerumunan warga di tengah PSBB menjelang Idul Fitri 2020 ini.

Soal Tagar #IndonesiaTerserah, Bima Arya Sebut Perang Lawan Covid-19 Belum Selesai
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Wali Kota Bogor, Bima Arya - Soal tagar #IndonesiaTerserah, Bima Arya mengatakan perang melawan Covid-19 saat ini belum selesai. 

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya, menanggapi kerumunan warga di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjelang Idul Fitri 2020 ini.

Pada tayangan Mata Najwa bertajuk Idul Fitri saat Pandemi, Rabu (20/5/2020), Bima mengaku sedih dengan warga yang mengabaikan jarak sosial.

Dia membayangkan para tenaga kesehatan yang sedang berperang menyembuhkan pasien Covid-19.

Ironisnya, masih banyak masyarakat di luar justru tidak mengindahkan peraturan pemerintah.

"Memang sebetulnya pemandangan setiap tahun jelang Idul Fitri seperti itu, tapi terus terang saya nggak nyangka kalau di masa PSBB pandemi Covid ini malah seperti itu," kata Bima.

"Jadi begitu turun ke pasar ya hati ini campur aduk, marah iya, kesel iya, geram iya, tapi sedih juga banyak."

"Saya membayangkan perawat-perawat, dokter-dokter yang waktu itu merawat saya. Mereka berjibaku menyambung nyawa dengan penuh risiko di rumah sakit," tambah Bima.

Wali Kota Bogor, Bima Arya turun langsung menegur warga dan pedagang yang berkerumun di Pasar Anyar.
Wali Kota Bogor, Bima Arya turun langsung menegur warga dan pedagang yang berkerumun di Pasar Anyar. (Youtube/Official iNews)

Sebagai mantan pasien Covid-19, Bima prihatin dengan pasien yang masih dirawat.

Bahkan ia sempat membubarkan kerumunan warga yang sedang ramai berbelanja lewat megaphone.

Sayangnya, masih banyak yang tidak menghiraukan ajakan itu.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas