Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ma'ruf: Menuju Normal Baru, Jaga Keseimbangan Produktivitas dan Keamanan Diri

the new normal (kenormalan baru) yang merupakan dampak Covid-19 membuat tugas masyarakat, baik sebagai individu atau pekerja, bertambah berat

Ma'ruf: Menuju Normal Baru, Jaga Keseimbangan Produktivitas dan Keamanan Diri
Dokumentasi Setwapres
Maruf Amin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut the new normal (kenormalan baru) yang merupakan dampak Covid-19 membuat tugas masyarakat, baik sebagai individu atau pekerja, bertambah berat.

“Kita merasakan bahwa setelah tiga bulan ini kemudian terjadilah penurunan di bidang ekonomi, ekonomi kita menjadi menurun, bahkan sangat drastis. Karena itu, sekarang bagaimana kita menjaga keseimbangan antara tetap menjaga aman (dari) Covid dan juga produktivitasnya, itu yang kemudian disebut tatanan baru atau new normal. Ini menjadi tugas kita di dalam rangka menjaganya,” kata Ma'ruf dalam halal bi halal dengan pegawai dan perangkat Kantor Sekretariat Wakil Presiden, yang ditulis Sabtu (30/5/2020).

Lebih lanjut Wapres mengungkapkan  tantangan negara Indonesia ke depan di berbagai bidang semakin berat, terutama bidang tugas yang melekat kepada Wapres.

“Kita tidak boleh kehilangan arahnya, ya reformasi birokrasi, stunting, pemberdayaan kemiskinan. Apalagi sekarang ini kemiskinan itu bertambah. Artinya ke depan kita menghadapi tugas-tugas yang berat," katanya.

Baca: Menko PMK: Bantuan Sosial Tunai di Jabar Sudah Tersalur 80 Persen

Maka itulah, semangat kerja baru menurut Ma'ruf, lebih diperlukan lagi dibandingkan dengan yang sebelumnya karena tantangan yang berat tersebut.

“Dan terus terang Covid-19 ini memberikan banyak pengalaman, banyak hal yang harus diperbaiki ya. Ternyata dari peristiwa ini banyak hal yang bisa kita peroleh dan dari situ kita akan mulai upaya penataan dan perbaikan-perbaikan, terutama di dalam rangka reformasi birokrasi yang menjadi tugas saya yang dibebankan oleh Presiden,” ujarnya.

Baca: Wishnutama: Protokol Kenormalan Baru Bisa Diterapkan saat Daerah Pariwisata Dinyatakan Siap

Dirimya mengajak seluruh pegawai dan perangkat yang melekat agar dapat menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk membangun semangat baru dalam membantunya menyelesaikan tugas-tugas negara.

"Sekali lagi terima kasih atas kerja samanya selama ini, telah bekerja dengan baik, dan saya berharap ke depan dengan semangat baru, suasana baru setelah Idulfitri ini kita jadikan momentum untuk kerja lebih baik lagi," pungkas Ma'ruf.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan kantor Sekretariat Wakil Presiden dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Upaya-upaya tersebut meliputi bidang medis di antaranya dengan melaksanakan rapid test serta swab test serta penyediaan sarana mencuci tangan dan hand sanitizer, perubahan pengaturan mekanisme tata kerja dengan menerapkan sistem bekerja dari rumahserta realokasi anggaran.

“Kita semua menyadari bahawa suasana pandemi Covid kali ini adalah suasana memang membuat semua kita prihatin. Meskipun tidak menyerah, tentu. Semua upaya dilaksanakan oleh pemerintah dan kita merupakan bagian dari upaya itu, bersama-sama masyarakat untuk ikut menangani Covid-19,” lapor Oemar.

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas