Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pemerintah akan Rekrut Besar-besaran Relawan untuk Pelacakan Covid-19 

Menurutnya jumlah uji spesimen untuk mendeteksi Covid-19 sangat bergantung pada hasil pelacakan.

Pemerintah akan Rekrut Besar-besaran Relawan untuk Pelacakan Covid-19 
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
RAPID TEST - Sebanyak 500 0rang warga Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, mengikuti pemeriksaan Rapid Test di Areal Pusat Perbelanjaan CBD Ciledug, yang digelar Pemkot Tangerang bekerjasama dengan BIN Daerah Banten dan Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19, Sabtu (30/5/2020). Kegiatan yang digelar secara gratis ini mendapat antusias warga masyarakat yang datang berduyun-duyun ke lokasi pemeriksaan. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa presiden menyetujui rekrutmen besar-besaran relawan untuk membantu penanggulangan Covid-19.

Hal itu disampaikan Muhadjir usai rapat terbatas dengan Presiden, Kamis, (4/6/2020).

"Jadi presiden setuju untuk melakukan rekrutmen sukarelawan besar-besaran karena juga untuk kerja shift bergantian, karena keterbatasan relawan ini membuat tidak maksimal," ujar Muhadjir. 

Relawan tersebut menurut Muhadjir untuk membantu pelacakan Covid-19. 

Menurutnya jumlah uji spesimen untuk mendeteksi Covid-19 sangat bergantung pada hasil pelacakan.

Baca: 70 Persen Relawan Gugas Covid-19 Ditempatkan di Pulau Jawa

"Untuk bisa melakukan melakukan tes sebanyak 20.000 (spesimen) kan harus ada tracing kan? tracingnya harus lebih dari itu kan? biasanya tracing itu paling yang kemudian harus berlanjut dengan tes itu ya mungkin tidak sampai seperlima ya," kata Muhadjir.

Menurutnya Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo mengusulkan agar relawan untuk membantu pelacakan merupakan mahasiswa tingkat akhir yang mengambil jurusan keperawatan, kebidanan, dan kesehatan masyarakat.

Sementara relawan untuk uji spesimen merupakan mahasiswa pasca sarjana yang mengambil jurusan mikrobiologi. 

"Kemudian untuk berikutnya untuk testing itu juga dibutuhkan relawan. relawannya ini harus setingkat lebih tinggi misalnya mahasiswa S2 jurusan mikrobiologi, S2 jurusan magister kesehatan masyarakat. Kalau itu bisa kita rekrut, itu akan mengurangi beban dari laporan yang selama ini bekerja," tuturnya.

Menristek Bambang Bojonegoro menurut Muhadjir mengusulkan agar relawan-realwan tersebut diberikan pelatihan terlebih dahulu sebelum turun ke lapangan. Sehingga keberadaan relawan efektif mempercepat pelacakan dan uji spesimen untuk mendeteksi Covid-19. 

"Karena itulah tadi bapak presiden menyetujui untuk nanti pak Menristek dengan Menkes dan Mendikbud untuk menginisiasi memperbanyak jumlah relawan dan mungkin bisa juga dikaitkan dengan kegiatan KKN atau PPL Mahasiswa-mahasiwa itu," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas