Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Percepat Uji Spesimen Untuk Capai Target Jokowi 20 Ribu Per Hari

Berdasarkan perhitungan presiden dengan 120 alat uji yang ada sekarang ini, seharusnya uji spesimen bisa dilakukan 30 ribu per hari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pemerintah Percepat Uji Spesimen Untuk Capai Target Jokowi 20 Ribu Per Hari
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Menko PMK Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan akan mempercepat tes uji spesimen untuk deteksi Corona.

Pemerintah menargetkan pemeriksaan bisa dilakukan terhadap 20 spesimen per harinya.

Berdasarkan perhitungan presiden dengan 120 alat uji yang ada sekarang ini, seharusnya uji spesimen bisa dilakukan 30 ribu per hari.

"Kami dan ketua gugus tugas dan Kemenkes akan terus mempercepat 20 ribu dan bergerak untuk mencapai 30 ribu seperti menurut hitungan presiden," ujar Muhadjir Effendy usai rapat terbatas penanganan Covid-19, Kamis (4/6/2020).

Baca: Bagaimana ‘New Normal’ di Seluruh Indonesia? Saksikan #MATALOKALIVE!

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo mengatakan bahwa target uji spesimen akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga 30 ribu perhari.

Terdapat 148 laboratorium yang beroperasi untuk uji tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan tadi sudah disampaikan juga oleh bapak Menko PMK, keterbatasan tenaga laboratorium. Dan nanti akan dicarikan solusinya," katanya.

Baca: Anggota TNI AL Pergoki Istrinya Selingkuh dengan Personal Trainer Gym

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasang target baru jumlah uji spesimen untuk deteksi Covid-19.

Presiden menginstruksikan jajaran kabinetnya untuk bisa melakukan uji spesimen hingga 20 ribu per hari.

"Saya harapkan target berikutnya, ke depan adalah 20 ribu per hari. Ini harus mulai kita rancang menuju ke sana," ujar Presiden dalam rapat terbatas, Kamis, (4/6/2020).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas