Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Selain Tangani Kesehatan, Pemerintah Fokus Pada Pemulihan Ekonomi di Fase New Normal

Sejumlah strategi disiapkan agar kehidupan ekonomi dapat tetap berjalan seraya menanggulangi penyebaran Covid-19.

Selain Tangani Kesehatan, Pemerintah Fokus Pada Pemulihan Ekonomi di Fase New Normal
Istimewa
Juri Ardiantoro di Gedung Bina Graha, Jakarta (3/4/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Deputi Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden (KSP), Juri Ardianto mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan tatanan adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat aman dan produktif di era transisi usai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sejumlah strategi disiapkan agar kehidupan ekonomi dapat tetap berjalan seraya menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Pada masa pandemi ini, pemerintah tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tapi juga ekonomi,” katanya dalam siaran Pers yang diterima Tribun, Senin, (8/6/2020).

Baca: Amnesty Internasional Catat Ada 14 Kasus Peretasan dan Intimidasi Digital Terhadap Aktivis HAM

Terdapat tiga kebijakan utama pemerintah dalam penanganan Covid-19 yaitu penanganan kesehatan, pemberian bantuan jaring pengaman sosial, dan mendorong stimulus ekonomi.

Juri mengatakan, pemerintah telah menjalankan kebijakan PSBB dan menyiapkan kebijakan untuk mengurangi pembatasan secara bertahap.

Di antaranya, pemerintah sudah mengurangi pembatasan pada 102 kota atau kabupaten yang yang sudah tergolong zona hijau.

Baca: Bamsoet Minta Kepolisian Usut Tuntas Dugaan Kasus Penyiksaan ABK Indonesia di Kapal Ikan China

Menurut Juri, pengurangan pembatasan atau relaksasi tersebut harus didasarkan pada fakta dan data di lapangan serta fakta epidemologis.

“Kita juga harus siap disiplin dengan protokol kesehatan untuk mengendalikan wabah ini,” kata Juri.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (IKAPPI) Abdullah Mansuri menjelaskan, pasar tradisional merupakan ujung tombak ekonomi dan pusat distribusi pangan sehingga perlu mendapat perhatian serius pemerintah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas