Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penilaian Gugus Tugas, Pandemi Covid-19 saat New Normal Terkendali

menurut Muhadjir pengurangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memiliki sejumlah konsekuensi

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Penilaian Gugus Tugas, Pandemi Covid-19 saat New Normal Terkendali
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Menko PMK Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020) 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Jokowi menggelar rapat internal bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Senin, (22/6/2020).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa dalam rapat tersebut Presiden meminta penjelasan mengenai kondisi penyebaran Covid-19 di masa adaptasi kebiasaan baru (new normal). 

"Beliau meminta penjelasan mengenai kondisi terkahir dalam kaitannya dengan adanya pengurangan PSBB di beberapa daerah. intinya apa masih terkendali atau tidak," kata Muhadjir di Komplek Istana Kepresidenan,  Jakarta, Senin, (22/6/2020). 

Baca: Hari Ini Anies Review Pelaksanaan CFD Minggu Kemarin

Karena menurut Muhadjir pengurangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memiliki sejumlah konsekuensi. Salah satunya kenaikan kasus positif Covid-19.  

"Kalau saya tadi memberikan pertimbangan harus berimbang antara kita harus segera memulihkan ekonomi di satu sisi, tapi kita juga harus tetap berupaya agar pertumbuhan Covid-19 ini tidak naik, landai, atau syukur bisa turun," katanya.

 Meskipun menurut Muhadjir dalam beberapa kasus, menyeimbangkan antara penanganan kesehatan dengan memulihkan ekonomi sulit dilakukan. Terdapat momen momen di mana pemerintah harus memilih salah satu dari kedua pilihan tersebut.

"Di lapangan dalam momen momen tertentu harus memilih salah satu. Penilaian gugus tugas, penilaian saat ini masih terkendali, untuk perkembangan penanganan Covid-19 masih terkendali," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas