Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

PSBB Masa Transisi Berakhir 2 Juli, Pemprov DKI Terus Perbarui Data

Soal nasib kelanjutan tahap tersebut akan diumumkan Anies tepat pada tanggal itu atau satu hari sebelumnya.

PSBB Masa Transisi Berakhir 2 Juli, Pemprov DKI Terus Perbarui Data
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2020). Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar HBKB atau CFD dengan menerapkan protokol kesehatan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin setelah ditiadakan sejak 15 Maret 2020 lalu karena pemberlakuan PSBB untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) semakin meluas. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan PSBB masa transisi di DKI Jakarta akan berakhir pada 2 Juli 2020 mendatang.

Soal nasib kelanjutan tahap tersebut akan diumumkan Anies tepat pada tanggal itu atau satu hari sebelumnya.  

"Insya Allah kan sampai tanggal 2 Juli. Jadi berakhir tanggal 2 Juli nanti akan kami umumkan sebelum atau pas tanggal 2 Juli," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).

Untuk saat ini dirinya dan jajaran Pemprov DKI bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 DKI masih terus memutakhirkan data lapangan terhadap pelaksanaan PSBB masa transisi.

Baca: DKI Kumpulkan Rp370 Juta dari Hasil Denda Para Pelanggar PSBB

Data tersebut yang nantinya sebagai bahan sekaligus pertimbangan apakah meneruskan masa transisi atau mengembalikan Jakarta pada pembatasan-pembatasan.

"Justru sekarang itu datanya lagi diupdate yang terbaru supaya ketika kami mengumumkan dengan informasi yang akurat," ungkap dia.

Sebelumnya Anies mengatakan bahwa positivity rate atau tingkat positif Covid-19 di ibu kota sempat berada di angka 3,8 persen selama dua hari, dengan rata- rata 5 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta per Juni 2020, ibu kota saat ini memiliki kapasitas 4.556 tempat tidur dan 659 fasilitas ruang Intensive Care Unit (ICU) yang tersebar di 67 rumah sakit.

Jumlah faskes yang tidak seluruhnya terpakai. Melainkan cuma 30-35 persen dari total kapasitas yang ada.

Selama satu pekan terakhir Pemprov DKI juga melakukan tes dengan rasio 2.116 tes per 1 juta penduduk.

Jumlah ini disebut 2,1 kali lipat dari rekomendasi WHO yang menargetkan 1.000 tes per 1 juta penduduk per pekan ketika pelonggaran berjalan.

"Artinya, kita kerja makin terasa dampaknya," kata Anies dalam video yang diunggah kanal Youtube Pemprov DKI, Jumat (26/6/2020).

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas