Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Dua Pekan Terakhir, Malaysia Catat Nol Kasus Kematian Akibat Covid-19

Malaysia tidak mencatat kematian akibat Covid-19 dalam 16 hari ini. Pengumuman tersebut disampaikan Dirjen Kesehatan pada Selasa (30/6/2020).

Dua Pekan Terakhir, Malaysia Catat Nol Kasus Kematian Akibat Covid-19
Sugiharto/Surya
Para pekerja migran yang baru datang dari Malaysia menjalani pemeriksaan kesehatan di Bandara Juanda, Selasa (7/4/2020) 

Namun Dirjen Kesehatan tetap menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan karantina di rumah.

Noor Hisham mengatakan ada 5.909 orang yang saat ini di bawah pengawasan.

Orang-orang ini dikeluarkan dari pusat karantina pada 10 Juni dan saat ini menjalani karantina di rumah selama 14 hari.

Baca: Tatap Piala Asia U19, Timnas Malaysia Dapat Suntikan Tenaga Pemain Liga Inggris

Baca: Tatap Piala Asia U19, Timnas Malaysia Dapat Suntikan Tenaga Pemain Liga Inggris

Malaysia memasuki fase kedua Movement Control Order (MCO). Pemerintah akan membatasi jumlah orang dalam mobil pribadi. Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri mengatakan, orang boleh berpergian dengan mobil tapi hanya satu orang.
Kebijakan tersebut akan efektif pada 1 April 2020 mendatang.
Malaysia memasuki fase kedua Movement Control Order (MCO). Pemerintah akan membatasi jumlah orang dalam mobil pribadi. Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri mengatakan, orang boleh berpergian dengan mobil tapi hanya satu orang. Kebijakan tersebut akan efektif pada 1 April 2020 mendatang. (Malay Mail)

Namun dari total itu, hanya 4.427 orang yang sudah menjalani tes Covid-19 dan terdapat tiga orang yang positif corona.

"Oleh karena itu, total 1.472 individu masih harus menjalani pengujian Covid-19 pada hari ke-13."

"Kegagalan untuk mematuhi HSO adalah pelanggaran dan individu yang melanggar ketentuan aturan dapat didenda atau dipenjara atau keduanya," katanya.

Lebih lanjut, Dr Noor Hisham mengaku sedang melacak kontak dua warga Kamboja yang positif corona setelah tiba dari Malaysia pekan lalu.

Dr Noor Hisham mengatakan salah satu dari keduanya adalah seorang siswa dari seorang tahfiz di negara itu.

"Kami telah memulai deteksi kasus aktif untuk melihat tahfiz mana yang dituju pasien dan kami akan melacak kontak dekat individu tersebut."

"Kementerian juga akan bekerja dengan maskapai untuk mengidentifikasi mereka yang duduk dua baris di depan dan dua baris di belakang pasien," jelas Noor Hisham.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas