Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Secapa TNI AD Jadi Klaster Baru Covid-19, Pimpinan DPR Minta KSAD Turun Tangan

perlunya KASAD turun tangan dalam rangka melakukan upaya preventif penanganan pandemi Covid-19 yang menjangkit ribuan orang di Secapa TNI AD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Secapa TNI AD Jadi Klaster Baru Covid-19, Pimpinan DPR Minta KSAD Turun Tangan
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana di depan Gerbang Secapa AD, Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, Kamis (9/7/2020) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andhika Perkasa untuk bersinergi dengan pihak lain menyusul adanya kluster baru Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa TNI AD) Bandung, Jawa Barat.

Dasco meminta seluruh siswa menjalani protokol kesehatan secara ketat.

"Namanya pandemi ini kan sangat-sangat sulit dihindari. Oleh karena itu, kami imbau kepada pihak yang berwenang dalam menangani masalah Covid-19 dan KASAD terutama, untuk kembali bersinergi mengatasi masalah ini," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Baca: Secapa TNI AD Jadi Klaster Covid-19, Ridwan Kamil Sarankan PSBM Ketat di Wilayah Hegarmanah

Menurut Dasco, perlunya KASAD turun tangan dalam rangka melakukan upaya preventif penanganan pandemi Covid-19 yang menjangkit ribuan orang di Secapa TNI AD.

"Apakah dengan langkah preventif melakukan isolasi dan kemudian pengobatan atau tindakan yang dianggap perlu untuk menyembuhkan Covid-19 ini," ucap Dasco.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan tetap mawas diri menghadapi pandemik Covid-19 ini dengan mengindahkan protokol kesehatan.

"Himbauan saya kepada seluruh masyarakat, tidak hanya TNI AD, AL, AU, dimanapun berada dalam masa seperti ini marilah kita sama-sama tidakk lepas dari protokol Covid-19 yang ketat untuk kita lakukan. Agar penyebaran itu bisa diminimalisir," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas