Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Senator DKI Jakarta: Kebersamaan di Tengah Pandemi Covid-19 Harus Semakin Kuat

Di tengah pandemi Covid-19, proses belajar mengajar harus terus berjalan dengan tingkat yang berkelanjutan.

Senator DKI Jakarta: Kebersamaan di Tengah Pandemi Covid-19 Harus Semakin Kuat
Ist/Tribunnews.com
Politisi senior yang juga Anggota DPD RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta, Sabam Sirait (duduk paling tengah) merayakan ulang tahun ke-83 di sebuah rumah makan di bilangan Jakarta Selatan, Senin (14/5/2019). Ulang tahun Sabam dihadiri sejumlah pejabat negara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan dengan pola hidup baru yang harus dijalankan dengan protokol kesehatan, maka kerja sama, saling membantu antar-sesama dan saling mengingatkan untuk dispilin menjadi hal yang nisacaya dan penting.

"Dalam kondisi seperti ini maka kebersamaan harus semakin kuat. Di semua bidang, termasuk di bidang-bidang yang penting sebagai kebutuhan masyarakat seperti kesehatan, pangan, keamanan dan pendidikan," kata Anggota DPD/MPR RI paling senior, Sabam Sirait, Senin (13/7/2020).

Sabam menekankan bahwa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new-normal dalam menghadapi pandemi virus corona Covid-19 merupakan hal yang tak bisa dipungkiri.

Baca: Presiden Singgung Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta

Mau tak mau kondisi baru ini harus dihadapi sebab bagaimanapun aspek kehidupan terus berjalan dan berputar.

"Meskipun segala tenaga telah terkuras untuk penangangan Covid-19, banyak hal penting yang harus terus diperhatikan dan tidak boleh luput dari pandangan kita bersama," kata Sabam, yang sudah berpolitik sejak zaman Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo ini.

Di antara hal yang harus diperhatikan itu, sambung Sabam, adalah sektor pendidikan.

Di tengah pandemi Covid-19, proses belajar mengajar harus terus berjalan dengan tingkat yang berkelanjutan.

"Lebih-lebih Indonesia masa depan akan ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini," kata Sabam, yang pernah melakukan protes di zaman Soeharto agar dana untuk membuat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) lebih baik digunakan untuk membangun SD Inpres.

Sabam memahami bahwa pandemi membuat sistem pembelajaran berubah polanya, yang dulu bertemu secara tatap muka kini harus dijalankan lewat virtual.

Namun Sabam pun meyakini pemerintah akan memberi perhatian yang penuh untuk pendidikan Indonesia.

"Tentu saja, siapapun tidak ada yang tidak ingin bersekolah atau tidak ada yang tidak ingin pintar. Untuk itu negara harus mampu menjamin putera-puteri bangsa mendapat pendidikan yang layak dan merata," kata senator DKI Jakarta ini.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas