Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Moeldoko: Meningkatnya Kasus Covid-19 Berbanding Lurus dengan Jumlah Tes

Moeldoko mengatakan bahwa meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 saat ini berbanding lurus dengan jumlah tes atau uji yang dilakukan.

Moeldoko: Meningkatnya Kasus Covid-19 Berbanding Lurus dengan Jumlah Tes
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan bahwa meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 saat ini berbanding lurus dengan jumlah tes atau uji yang dilakukan. 

"Nah sekarang ada kecenderungan kelihatannya meningkat itu temuan kasus positif. Itu memang berbanding lurus dengan jumlah rapid atau swab test yang dilakukan. Semakin banyak tes, maka akan menemukan semakin banyak (temuan kasus)," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden,  Jakarta, Selasa, 14/7/2020).

Menurut Moeldoko masalah kesehatan saat ini menjadi prioritas pemerintah. Salah satunya dengan mengurangi fatality rate atau angka kematian. Setelah masalah kesehatan baru kemudian masalah ekonomi serta sosial. 

Baca: Moeldoko Jawab Isu Pembubaran OJK

"Maka pemerintah dengan segala cara akan bekerja habis-habisan untuk mengurangi jumlah kematian. Jumlah korban dan jumlah kematian," katanya.

Pemerintah menurut Moeldoko selalu mengevaluasi kebijakan penanganan Covid-19 secara berkala.   Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat terbatas presiden dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. 

Baca: Moeldoko Beberkan Alasan Pemerintah Jalin Kerja Sama dengan Negara Lain Kembangkan Vaksin Covid-19

"Evaluasi perkembangan covid di provinsi-provinsi itu dikejar oleh presiden, kenapa kok bisa begini, bagaimana solusinya, dan seterusnya. Itu presiden sangat mengikuti perkembangan itu. Awal awal dulu bisa 2 kali ya, sekarang gugus tugas sudah semakin optimum, maka seminggu sekali untuk ikuti perkembangan dari waktu ke waktu," pungkasnya.

Sebelumnya pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali memperbarui soal data jumlah pasien positif corona di Indonesia pada Selasa (14/7/2020).

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan hari ini kasus baru bertambah lebih dari 1.500 orang.

Baca: Ulang Tahun ke-63, Ini Profil Singkat Moeldoko: Kepala Staf Kepresidenan yang Suka Lagu Sendu

"Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 1.591 orang sehingga menjadi total kasus positif sebanyak 78.572 orang," ujar Yurianto dalam siaran BNPB, Selasa (14/7/2020).

Angka tambahan ini seperti diketahui meningkat ketimbang pada Senin kemarin yang mencapai 1.282 kasus.

Yuri juga mengatakan penambahan kasus sembuh hari ini mencapai 947 pasien, sehingga total kasus sembuh sebanyak 37.636 orang

"Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 3.710 orang setelah penambahan 54   orang," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Senin (13/7/2020) kemarin, kasus positif Covid-19 total ada sebanyak 76.981  kasus

Sementara, jumlah pasien sudah sembuh  menjadi 36.689 orang. Adapun total pasien meninggal dunia sejumlah 3.656 orang.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas