Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Presiden Sebut Dunia Sulit Kendalikan Covid, Dua Target Ini yang Dikejar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa target negara-negara dunia dalam menghadapi Pandemi Covid adalah menekan angka kematian.

Presiden Sebut Dunia Sulit Kendalikan Covid, Dua Target Ini yang Dikejar
Twitter/jokowi
Presiden Jokowi 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa target negara-negara dunia dalam menghadapi Pandemi Covid adalah menekan angka kematian. Selain itu yakni meningkatkan angka kesembuhan.

"Dua ini yang sekarang dikejar oleh negara-negara di dunia karena apa, mengendalikan Covid-19-nya, kasus positifnya sangat sulit, penekanannya ada di dua hal itu. Tapi kalau bisa tiga-tiganya, kasus positifnya turun," kata Presiden dalam rapat internal di Istana Bogor, dikutip dari Setkab.go.id, Rabu, (15/7/2020).

Baca: Ini 5 Provinsi Terbaik dalam Penanganan Covid-19 Menurut Presiden Jokowi, Mana Saja?

Menurut Presiden mengendalikan penyebaran Covid-19, seraya menekan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan bukanlah perkara gampang.

"Bukan barang yang gampang tapi sekali lagi, ini bukan barang yang gampang," katanya.

Oleh karena itu Presiden meminta para kepala daerah untuk bekerja extra ordinary. Dalam menghadapi Pandemi menurutnya, bekerja tidak bisa dilakukan biasa-biasa saja. 

Baca: Kendala yang Dihadapi Lembaga Eijkman dalam Membuat Vaksin Covid-19

"Enggak bisa kita dalam situasi seperti ini kita kerja normal-normal, dalam situasi seperti ini kita kerja biasa-biasa, enggak bisa. Percaya saya, enggak bisa. Semuanya harus ganti channel semuanya, enggak bisa kita normal-normal, channel-nya harus ganti semuanya. Dari channel ordinary pindah channel ke extraordinary. Dari channel yang cara kerja bertele-tele, rumit ke cara-cara kerja yang cepat dan sederhana. Semuanya harus diubah seperti itu," kata Presiden.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas