Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ini 7 Kandidat Vaksin Covid-19 yang Kini Masuk Uji Klinis Fase 3

Wiku Adisasmito mengatakan vaksin merupakan salah satu cara untuk melindungi masyarakat dari paparan virus Corona atau Covid-19.

Ini 7 Kandidat Vaksin Covid-19 yang Kini Masuk Uji Klinis Fase 3
Zhang Yuwei / XINHUA / Xinhua via AFP
Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020. 

 Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan vaksin merupakan salah satu cara untuk melindungi masyarakat dari paparan virus Corona atau Covid-19.

Saat ini hampir semua negara berlomba-lomba mengembangkan vaksin termasuk Indonesia.

"Kami perlu sampaikan bahwa ada cukup banyak kandidat vaksin yang dikembangkan selama ini," kata Wiku di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Dari lebih seratusan kandidat vaksin, baru tujuh vaksin yang masuk pada uji klinik fase 3 sebelum kemudian diproduksi.

Baca: Sebaran Virus Corona di Indonesia Kamis (6/8/2020): 4 Provinsi Catat Lebih dari 10.000 Kasus Positif

Ketujuh vaksin tersebut yakni Vaksin Sinovac, vaksin Sinopharm bersama Wuhan Institute, Sinopharm bersama Beijing Institute, vaksin Biontech bersama Fosun Pharma, vaksin Astrazeneca bersama Universitas Oxford, lalu vaksin yang dikembangkan Moderna bersama NIAID Amerika, dan Vaksin yang dikembangkan oleh Murdoch Children's Reserach Institute.

"Uji vaksin tahap ketiga ini diberikan kepada ribuan orang untuk memastikan keamanannya termasuk efek samping yang jarang terjadi serta keefektifannya," katanya.

Baca: Update RSKI Pulau Galang 6 Agustus: Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat Bertambah 26 Orang

Selain ketujuh kandidat vaksin tersebut, terdapat 139 vaksin yang masuk tahap pra klinik, 25 vaksin uji klinik fase 1, lalu 17 vaksin masuk uji klinik fase 2.

"Semua pihak yang ada di dunia berusaha untuk mendapatkan vaksin yang aman dan efektif untuk Covid-19 termasuk Indonesia. kami tetap berusaha keras agar bisa mendapatkan vaksin ini dalam jumlah yang besar untuk bisa melindungi rakyat Indonesia lainnya," katanya.

Vaksin yang dikembangkan di Indonesia sendiri merupakan Vaksin Sinovac bekerjasama dengan Bio Farma dan Universitas Padjadjaran.

Total dibutuhkan 1.620 relawan untuk uji klinik tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas