Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pemerintah Tegaskan Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Lulus Uji

139 kandidat vaksin masuk tahap pra klinik, 25 vaksin uji klinik fase 1, 17 vaksin masuk uji klinik fase 2, dan 7 vaksin yang masuk uji klinik fase 3

Pemerintah Tegaskan Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Lulus Uji
BNPB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional, Wiku Adisasmito. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan hingga saat ini belum ada satupun vaksin virus corona atau Covid-19 yang lulus uji.

Hampir semua negara sedang berlomba untuk mengembangkan vaksin.

Baca: Perkara Tayangan Youtube Anji dan Hadi Pranoto soal Obat Covid-19 Naik ke Tahap Penyidikan

"Belum ada satupun di dunia yang sudah lulus uji," kata Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, (6/8/2020).

Menurut Wiku, vaksin adalah salah satu cara untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19

Kurang lebih terdapat 139 kandidat vaksin yang masuk tahap pra klinik, 25 vaksin uji klinik fase 1, lalu 17 vaksin masuk uji klinik fase 2, dan 7 vaksin yang masuk uji klinik fase 3.

"Semua negara akan berusaha keras untuk bisa mendapatkan vaksin atau menghasilkan vaksin untuk melindungi masyarakatnya tidak terkecuali Indonesia juga melakukan hal itu, baik mencari yang terbaik yang ada di dunia yang tercepat dan paling efektif begitu juga mengembangkan vaksin yang ada di Indonesia," katanya.

Adapun pun kandidat vaksin yang masuk uji klinik fase 3 yakni vaksin Sinovac, Sinopharm Wuhan Institute, Sinopharm Beijing Institute, vaksin Biontech dan Fosun Pharma, Astrazeneca Universitas Oxforsd, lalu vaksin yang dikembangkan Moderna bersama NIAID Amerika, dan Vaksin yang dikembangkan oleh Murdoch Children's Reserach Institute.

Baca: Tiga Provinsi Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak, Jakarta Urutan Pertama

"Uji vaksin tahap ketiga ini diberikan kepada ribuan orang untuk memastikan keamanannya termasuk efek samping yang jarang terjadi serta keefektifannya. semua pihak yang ada di dunia berusaha untuk mendapatkan vaksin yang aman dan efektif untuk covid 19 termasuk Indonesia," katanya.

"Kami tetap berusaha keras agar bisa mendapatkan vaksin ini dalam jumlah yang besar untuk bisa melindungi rakyat Indonesia lainnya," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas